Mentan : Akselerasi Pertanian Dukung Ketahanan Pangan

0
90
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (baju putih) ketika melihat komoditas yang dijual di toko mitra tani dengan didampingi Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (baju biru).
image_pdfimage_print

CILACAP – Kabupaten Cilacap sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia khususnya dalam ketahanan pangan. Akselerasi dalam bidang pertanian perlu dikuatkan lagi, terlebih menghadapi pandemi Covid-19.

Hal tersebut dikatakan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungannya ke Cilacap untuk meresmikan toko mitra tani pada hari Jum’at (12/6). Menteri Syahrul bersama jajaran Kementerian Pertanian mendukung langkah yang diambil oleh Pemkab Cilacap bersama komponen pertanian untuk lebih memajukan sektor pertanian demi mendukung ketahanan pangan.

“Saya datang kesini untuk memperkuat apa yang telah dilakukan oleh Bupati Cilacap. Kabupaten Cilacap merupakan lumbung pangan Jawa Tengah untuk pangan nasional yang harus terus kami semangati,” kata Menteri Syahrul.

Lebih lanjut Mentan menjelaskan bahwa dalam masa pandemi Covid-19 sekarang ini membutuhkan ketahanan pangan nasional yang baik. Dengan jumlah penduduk lebih dari 267 juta jiwa, kebutuhan bahan pangan harus bisa tercukupi dengan baik. Untuk itu lumbung-lumbung pangan di wilayah harus bisa dijaga oleh pemerintah daerah.

“Lumbung-lumbung pangan kuat seperti Cilacap harus bisa berenergi lebih besar oleh para bupatinya, dan saya datang hari ini untuk memperkuat hal itu sekaligus melihat apa-apa lagi yang Bupati butuhkan dan bisa kita support secara bersama,” jelas Mentan.

Selain itu adanya permintaan dan ketersediaan bahan pangan juga menjadi perhatian pemerintah pusat. Salah satu bentuk inisiasi dari daerah adalah adanya toko mitra tani yang juga berperan sebagai stabilizer. Di toko mitra tani harga yang diberikan sesuai standar tanpa merusak harga yang ada di pasaran.

“Pemerintah daerah mengendalikan harga dengan memainkan komoditas-komoditas yang sudah dibina untuk punya pasar yang kuat didalam mengantar kebutuhan masyarakat,” tambah Menteri Syahrul.

Pengendali Inflasi

Bupati Cilacap dalam sambutan peresmian toko mitra tani oleh Mentan berharap agar kegiatan ekonomi di toko mitra tani mampu memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya bahan pangan.

”Dengan adanya toko mitra tani ini nantinya mampu menjadi salah satu sarana dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di Kabupaten Cilacap dan terjaminnya stabilisasi pasokan dan harga pangan sehingga inflasi di Kabupaten Cilacap dapat terkendali,” kata Bupati.

Turut hadir dalam peresmian toko mitra tani Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf dan para pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap.

Usai meresmikan toko mitra tani, Menteri Syahrul berkesempatan untuk melepas ekspor gula semut sebanyak 25 ton ke Brazil.

Pemecahan kendi oleh Menteri Pertanian dan Bupati menandai ekspor 25 ton gula semut ke Brazil.