Kunjungan di Cilacap, Staf Ahli Menkopolhukam Tinjau Proyek RDMP

0
82
Bupati Cilacap ketika menyambut kedatangan Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Ketahanan Nasional Marsekal Muda TNI Achmad Sajili (kanan).
image_pdfimage_print

CILACAP – Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Ketahanan Nasional Marsekal Muda TNI Achmad Sajili bersama beberapa staf melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap. Kunjungan dimaksud agar lebih mendapatkan gambaran yang komprehensif sebagai bahan pengkayaan materi untuk penyusunan telaahan dan rekomendasi kebijakan bidang ketahanan nasional.

Satu yang menjadi perhatian dalam kunjungan ini adalah koordinasi perihal optimalisasi proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Pertamina RU IV Cilacap di tengah pandemi Covid-19.

Rombongan diterima oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji di ruang Prasandha Pemkab Cilacap pada hari Kamis (25/6). Turut mendampingi Bupati pada acara tersebut Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, jajaran Forkopimda, para pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap dan jajaran Pertamina RU IV.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa ada dua peran penting Pemkab dalam pembangunan RDMP ini, yaitu dalam fasilitasi dan inisiasi.

“Pemerintah Kabupaten Cilacap memfasilitasi proses tukar menukar barang milik daerah terkait lahan yang akan digunakan dan juga menginisiasi kegiatan percepatan pembangunan RDMP masuk dalam Perpres No 79 Tahun 2019,” kata Bupati.

Hal ini dimaksudkan karena pembangunan RDMP akan membawa dampak positif bagi masyarakat di Kabupaten Cilacap. “Secara umum dampak proyek RDMP terhadap masyarakat di Kabupaten Cilacap antara lain peningkatan kesempatan kerja, terbentuknya usaha-usaha baru dan peningkatan pendapatan selama kegiatan konstruksi berlangsung,” tambah Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Marsekal Muda Achmad Sajili menjelaskan tentang kerjasama Pertamina dan Saudi Aramco yang tidak berlanjut. “Data terakhir ini (kerjasama dengan Aramco) tidak berlanjut. Sehingga pematangan data yang ada sekarang melalui dua tahap. Yaitu step pertama nanti dimulai dari sekarang yang sudah proses biding. Tahun 2025 diharapkan sudah operasional, sehingga step kedua dilanjutkan kembali dan berakhir di akhir 2027 atau 2028 secara keseluruhan,” jelas Achmad Sajili.

Dari materi yang didapatkan pada kunjungan ini nantinya akan diajukan kepada Menko Polhukam sebagai bahan masukan kepada Presiden. “Data ini tentunya akan saya bawa kepada Menteri untuk memberi masukan Presiden sebagai langkah awal. Karena setelah Covid ini kamarin bagaimana pemulihan ekonomi nasional. Juga bagaimana pembangunan proyek strategis nasional ini jangan terhenti hanya karena Covid,” tambah Achmad Sajili.

Kegiatan di Prasanda diisi dengan paparan oleh Head Project Coordinator RDMP Pertamina RU IV Cilacap Ari Dwikoranto dan selanjutnya tanya jawab. Acara dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi proyek RDMP.

Peninjauan lokasi RDMP.