Kementrian ATR/BPN Serahkan 6 Ribu Sertipikat Hak Atas Tanah Masyarakat Cilacap

0
65
Bupati Cilacap didampingi kepala Kantor ATR/BPN Cilacap menyerahkan sertipikat hak atas tanah kepada salah satu penerima
image_pdfimage_print

CILACAP – Sebanyak 6.014 sertipikat hak atas tanah program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di Kabupaten Cilacap siap di serahkan kepada pemiliknya.

Penyerahan secara simbolis kepada 20 penerima dilakukan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji didampingi oleh Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Cilacap, dan Kepala Kejaksaan Negeri. Pada acara penyerahan sertipikat untuk rakyat yang dilakukan secara virtual bersama Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil, di pendopo Wijayakusuma Sakti, Jumat (26/6).

Penyerahan sertipikat hak atas tanah ini disaksikan pula secara online oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Tengah, serta Kepala Kantor Pertanahan di Provinsi Jawa Tengah.

Di Kabupaten Cilacap terdapat 54 desa yang telah masuk dalam program PTSL dengan target di tahun 2020 sebanyak 177.460 peta bidang tanah dan 75.340 sertipikat hak atas tanah. Untuk kali ini sertipikat yang akan diserahkan meliputi 29 desa/kelurahan di 11 Kecamatan.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan terimakasih yang setinggi-tingginya karena sertipikat hak atas tanah mempunyai arti yang sangat penting bagi pemilik tanah sebagai alat bukti yang kuat atas kepemilikan tanah.

Selain itu dengan diterbitkannya sertipikat hak atas tanah di harapkan bisa mengurangi potensi sengketa dan konflik pertanahan di masyarakat, dan juga meningkatkan kesejahteraan serta perekonomian masyarakat.

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menyampaikan, pihaknya terus mendorong kepada kantor wilayah BPN untuk bekerja melaksanakan program PTSL dengan lebih cepat dan meningkatkan kerjasama dengan pemerintah daerah karena dukungan pemerintah daerah sangat membantu kelancaran program ini.

“Dukungan pemerintah Provinsi dan Kabupaten sangat membantu” ujar menteri ATR/BPN.

Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus mendukung program PTSL ini, karena banyak manfaat yang akan diperoleh, salah satunya adalah kepemilikan sertipikat mempermudah pemerintah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Seperti diketahui pembangunan rumah tidak layak huni biasanya terkendala karena kepemilikan sertipikat.