Pengurus DPD LDII Kabupaten Cilacap Dikukuhkan

0
59
Bupati Tatto Suwarto Pamuji berharap agar LDII mampu membantu mewujudkan toleransi beragama di Kabupaten Cilacap.
image_pdfimage_print

CILACAP – Dewan Penasehat dan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cilacap masa bakti 2020 – 2025 telah dikukuhkan. Pengukuhan oleh Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah Singgih Tri Sulistyono ini dilaksanakan di ruang Gadri Pemkab Cilacap dan dihadiri oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji pada hari Jum’at (24/7).

Dalam sambutannya, Singgih Tri Sulistyono mengatakan bahwa dinamika yang berkembang cepat selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi LDII dalam menjalankan kewajiban dan dakwah. “Kalau kita tidak mampu menjawab tantangan zaman yang penuh dengan perubahan, tentu lembaga-lembaga dakwah akan ditinggalkan oleh masyarakat karena tidak mampu memberikan kontribusi yang positif,” kata Singgih.

Oleh karena itu penting bagi lembaga dakwah untuk memahami persoalan dan tantangan di era sekarang. “Salah satunya adalah tantangan di era industri 4.0 dimana sangat mempengaruhi cara berpikir, bersikap dan bertindak di masyarakat,” lanjut Singgih.

Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Tengah Singgih Tri Sulistyono mengukuhkan pengurus LDII Kabupaten Cilacap masa bakti 2020 – 2025.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji mengucapkan selamat kepada pengurus yang telah dikukuhkan seraya berharap agar LDII mampu membantu mewujudkan toleransi beragama di Kabupaten Cilacap.

“Saya rasa toleransi kehidupan beragama ini telah terinternalisasi dalam kehidupan nyata dan sampai kepada tataran akar rumput, jadi tidak hanya nampak dipermukaan saja terutama terbatas pada kalangan pemuka agama,” kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati berharap kerjasama LDII dengan pemerintah yang terjalin selama ini bisa lebih ditingkatkan untuk mewujudkan kerukunan umat beragama di Kabupaten Cilacap.

“Saya menaruh harapan besar kepada pengurus LDII Kabupaten Cilacap ini, untuk benar-benar menjadi mitra Pemerintah Daerah dalam memberikan masukan menentukan kebijakan yang terkait dengan pemeliharaan kerukunan umat beragama. Selain itu untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menanamkan jiwa nasionalisme kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Cilacap,” jelas Bupati.