Panen Raya Gapoktan Sumber Makmur Hasilkan 8 Ton Gabah Per Hektar

0
71
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama anggota DPR RI Teti Rohatiningsih (kanan) melaksanakan panen padi demplot Gapoktan Sumber Makmur Desa Maos Kidul Kecamatan Maos.
image_pdfimage_print

CILACAP – Kualitas panen padi di Kabupaten Cilacap tetap baik ditengah pandemi covid-19. Hal ini dibuktikan dengan dihasilkannya padi yang mencapai 8 ton perhektar di sawah Kecamatan Maos. Hal ini disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat melakukan panen padi dengan suplemen organik di Gapoktan Sumber Makmur Desa Maos Kidul Kecamatan Maos, Selasa (28/7) pagi.

Ikut serta dalam kegiatan tersebut anggota DPR RI Komisi II Ibu Teti Rohatiningsih, sejumlah Kepala OPD Pemkab Cilacap dan Forkopincam Maos.

“Menjaga ketahanan pangan, hasil panen padi di Cilacap masih diatas rata-rata 1 hektar sawah bisa menghasilkan 8 ton gabah” kata Bupati.

Bupati menyampaikan terimakasih kepada petani, di tengah pendemi masih semangat dan giat memajukan sektor pertanian serta ikut menjaga ketahanan pangan.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada para petani yang masih giat dan semangat mensukseskan bangga mbangun desa di sektor pertanian serta menjaga pangan di Cilacap” lanjut bupati

Terkait swasembada pangan, anggota DPR RI Teti Rohatiningsih menyampaikan bahwa di Kabupaten Cilacap dinilai cukup baik dan berharap ditengah perkembangan jaman ini petani terus di edukasi. Dengan adanya pupuk cair organik diharapkan nantinya petani di Cilacap tidak akan kekurangan pupuk karena tidak mengandalkan pupuk kimia dan kualitas tanah lahan pertanian semakin baik.

“Petani mau tidak mau harus mengikuti perkembangan jaman, saya meminta  agar petani tetap didampingi dan diedukasi. Saya mengapresiasi dengan adanya pupuk cair organik yang hasilnya lebih unggul dan bisa menjadi alternatif pengganti urea yang seringkali langka di pasaran,” pungkasnya.