24 Pelanggar Perda Nomor 5 Tahun 2020 Jalani Sidang Secara Virtual

0
35
image_pdfimage_print

CILACAP – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cilacap kembali menggelar persidangan para pelanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit di Kabupaten Cilacap.
Sidang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri Cilacap dan gedung Sumekar Setda Cilacap pada hari Senin (19/10). Sebanyak 24 pelanggar menjalani sidang secara tertib dan kondusif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Persidangan ini merupakan tindak lanjut dari operasi penegakan Perda yang diadakan pada tanggal 13 sampai dengan 17 Oktober 2020. Para pelaku melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2020 pasal 6 huruf e angka 1 yang menyebutkan bahwa “memakai masker apabila beraktivitas di luar atau di dalam ruangan publik”.

24 pelanggar menjalani sidang secara tertib dan kondusif dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Dalam pernyataannya, Kepala Satpol PP Kabupaten Cilacap Yuliaman Sutrisno menjelaskan bahwa denda yang dikenakan kepada pelanggar akan disetorkan ke Kas Daerah.
“Sesuai dengan sanksi pidana pada pasal 30 ayat 2 Perda Nomor 5 tahun 2020 bahwa pelanggar akan dikenai denda maksimal Rp 50 ribu rupiah atau pidana kurungan 3 bulan. Dari 24 pelanggar Perda yang disidangkan hari ini, hakim memutuskan denda masing-masing sebanyak Rp 24 ribu ditambah biaya perkara Rp 1.000. Total Rp 600 ribu akan disetorkan ke Kas Daerah,” kata Kasatpol PP Yuliaman.

Persidangan melibatkan 4 Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), 2 orang saksi, 3 petugas pemberkasan, 1 orang unsur Kejaksaan, dan 6 petugas pelaksanaan.