Gubernur DKI Jakarta Panen Padi Bersama Bupati Cilacap, Pastikan Pasokan Beras Warga Jakarta Aman

CILACAP – Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan kegiatan panen raya padi pada lahan seluas 50 hektar di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat (16/4). Acara panen raya tersebut merupakan lanjutan dari kerjasama antara Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya dengan Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Sumber Makmur Pemkab Cilacap yang bertujuan untuk memastikan ketersediaan pasokan beras bagi warga Jakarta.

Panen bersama juga turut dihadiri oleh Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo, para Pejabat pemprov DKI Jakarta dan Pemkab Cilacap, jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap, Ketua Gapoktan Sumber Makmur Sahroni, serta rombongan Bank Indonesia.

Sebelum turun langsung untuk melakukan panen raya padi, Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Cilacap yang berisi tentang Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Percepatan Pemenuhan Pelayanan Publik.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Cilacap

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan apresiasi terhadap sambutan hangat warga Cilacap dalam kunjungan kerja tersebut dan berharap agar gotong royong memajukan bangsa dapat terus dilakukan melalui kerja antar pemerintah dan kerja antar masyarakat.

“Kami hadir di Cilacap dengan rasa syukur karena sebuah ikhtiar kerja bersama yang sudah dirintis sejak tahun 2018 secara bertahap mengalami peningkatan dan penguatan. InsyaAllah kolaborasi akan kita perluas tidak hanya di aspek ini saja namun juga di aspek-aspek yang lain,” terangnya.

Gubernur menambahkan dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat memotong mata rantai tata niaga beras baik untuk masyarakat Jakarta maupun untuk masyarakat Cilacap.

“Karena jika mata rantai terlalu panjang maka keduanya tidak diuntungkan. Maka dengan memotong mata rantai ini, bisa membuat masyarakat Jakarta memiliki beras harga terjangkau dan yang lebih penting para petani di Cilacap mengalami peningkatan kesejahteraan,” jelasnya.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji berterimakasih terhadap kepercayaan yang diberikan kepada Pemkab Cilacap sebagai pemasok beras Pemprov DKI Jakarta. Bupati berharap dengan adanya kolaborasi ini nantinya bukan hanya kerjasama masalah perdagangan tetapi juga kerjasama tentang persiapan bagi para generasi penerus untuk tetap dapat memajukan para petani.

“Cita-cita kita adalah agar petani-petani ini tidak tertinggal, tidak hanya menjadi buruh tani tetapi bagaimana generasi masa depan dapat menjadi petani handal dengan lebih maju sehingga petani juga dapat handal dalam bidang tekhnologi pertanian. Jadi ini merupakan tantangan juga bagi kita agar dapat terus mensejahterakan para petani di Cilacap,” ungkapnya.

Sedangkan dalam hal teknis, Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menerangkan bahwa PT Food Station Tjipinang Jaya sudah berkolaborasi bersama dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap sejak tahun 2018 yaitu dengan area sawah seluas 250 hektar, pada tahun 2019 bertambah seluas 500 hektar,  tahun 2020 seluas 850 hektar serta target target kerjasama tahun 2021 yaitu seluas 1.000 hektar.

Dalam kerjasama ini, PT Food Station Tjipinang Jaya juga akan melakukan pendampingan terhadap Gapoktan Sumber Makmur terkait pemilihan varietas padi serta memberikan pendampingan dalam pascapanen sehingga gabah yang dihasilkan berkualitas tinggi.

“Food Station sebagai off taker memberikan jaminan harga memotong mata rantai pembelian gabah milik petani sehingga petani bisa tetap sejahtera serta dengan kolaborasi ini juga dapat digunakan oleh petani untuk mendapatkan pembiayaan,” ucapnya.

Untuk rangkaian acara terakhir, dilakukan simbolis penyerahan hasil panen oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sekaligus menyaksikan pelepasan 2 mobil truck yang berisikan kurang lebih 20 ton hasil panen untuk menuju Jakarta. (hen)

Simbolis penyerahan hasil panen oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sekaligus menyaksikan pelepasan 2 mobil truck yang berisikan kurang lebih 20 ton hasil panen untuk menuju Jakarta




Bupati Sambut Kedatangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

CILACAP – Kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta rombongan disambut langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam acara Ramah Tamah Gubernur DKI Jakarta dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Acara tersebut diselenggarakan di ruang Gadri Komplek Pendopo Kabupaten Cilacap pada Kamis (15/4).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan beserta rombongan berkunjung ke Kabupaten Cilacap dalam rangka kegiatan Panen Padi Bersama dan sekaligus Penandatanganan Kerjasama Antar Daerah Pemprov DKI Jakarta dan Kabupaten Cilacap yang akan dilaksanakan pada Jumat (16/4). Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf serta jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa dengan kerjasama yang akan dilakukan antara Pemprov DKI Jakarta dan Kabupaten Cilacap dalam sektor ketahanan pangan, diharapkan dapat lebih mendorong kesejahteraan petani di Cilacap.

“Jakarta 99.99% kebutuhan pangan dari luar, kita punya ketergantungan pasokan karena itu kita berharap kerjasama ini bisa kita besarkan. Dan yang tidak kalah penting adalah peningkatan kesejahteraan petani di Cilacap. Jakarta merasa bersyukur sekali bisa menyiapkan ketahanan pangan untuk warga Jakarta dengan Cilacap,” ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sambutan pada acara Ramah Tamah

Anies Baswedan juga memberikan pesan dan kesan kepada Bupati Tatto Suwarto Pamuji dan berterimakasih dengan kesempatan kerjasama yang dibangun antara Pemprov DKI Jakarta dan Kabupaten Cilacap.

“Jadilah pemimpin bukan cuma pejabat karena kalau pejabat adalah yang dapat kewenangan, kalau pemimpin adalah yang kata-katanya dan perbuatannya sukarela di ikuti. Ada pemimpin yang bukan pejabat, juga ada pejabat yang bukan pemimpin. Yang kita inginkan adalah pejabat yang pemimpin, dan Cilacap punya itu,” ungkapnya.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya mengucapkan selamat datang di Kabupaten Cilacap dan juga berterimakasih atas kehadiran Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Bupati juga berharap bahwa masyarakat dapat mengambil contoh positif dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Banyak orang-orang yang mengambil jurusan (dalam bidang pendidikan) yang salah, tetapi Pak Anies pernah bercerita tentang bagaimana menemukan bakat sehingga nantinya bakat itu dipupuk yang selanjutnya bisa menjadikan sukses seperti contoh Pak Anies Baswedan. Sehingga itu pula yang memotivasi Pemkab Cilacap tentang bagaimana caranya para petani di Cilacap bisa terus sejahtera dan meningkatkan mutu,” terangnya. (hen)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berfoto bersama Bupati Tatto Suwarto Pamuji serta jajaran Forkopimda




Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus DMI, Bupati : Masjid Tempat Tholabul Ilmi

CILACAP – Bupati Tatto Suwarto Pamuji menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Kecamatan dan Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cilacap pada Rabu (7/4) di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid adalah tempat untuk belajar dan mencari ilmu. Meskipun demikian, kesadaran untuk ke masjid mulai berkurang seiring berkembangnya jaman sehingga harus dijaga bersama budaya tersebut agar masjid bisa tetap digunakan sebagai tempat menuntut ilmu.

Dengan adanya pengukuhan pengurus DMI kecamatan, Bupati berharap nantinya akan mampu menjaga patok budaya yang telah diwariskan nenek moyang sehingga orang-orang akan terus kembali ke masjid.

“Masjid itu tempat tholabul ‘ilmi. Maka orang-orang jaman dulu yang senang ke masjid pasti ilmunya tinggi, karena belajar mengaji dan belajar sholat. Masjid selain tempat mencari ilmu juga adalah tempat untuk menjalin silaturahim, jadi harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib, Ketua DMI Kabupaten Cilacap Musa Ahmad, serta para pengurus DMI Kecamatan di Kabupaten Cilacap. Sementara itu, total 24 orang pengurus dikukuhkan sebagai Ketua DMI Kecamatan peiode tahun 2021 – 2026 di Kabupaten Cilacap.

Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib membacakan berita acara pengukuhan ditirukan oleh peserta pengukuhan.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib mengatakan bahwa revitalisasi kelembagaan masjid sangat penting terutama segi penangkalan isu-isu radikalisme yang mengatasnamakan Islam, pengamanan dan pelestarian tanah wakaf masjid, serta kemakmuran jamaahnya.

“DMI selama ini mempunyai semboyan memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Jadi kalau masjidnya jamaahnya makmur, maka efeknya masyarakat sekitarnya akan menjadi makmur. Oleh karena itu diharapkan dengan pengukuhan ini masjid dapat didaftarkan namanya karena baru 1.400 yang terdaftar namanya padahal ada 2000 lebih,” jelasnya.

Ketua DMI Kabupaten Cilacap Musa Ahmad berharap agar DMI tidak meniru Rasulullah SAW dikarenakan situasi yang mungkin telah berubah, namun diharapkan agar DMI dapat meneladani Rasulullah SAW.

“Meneladani adalah proses peninjauan dan proses rekonstruksi atau membangun kembali sesuatu yang sudah ada sejak jaman Rasulullah SAW yaitu fungsi masjid sebagai pendidikan karena Rasulullah SAW selalu sehabis sholat selalu memberikan pendidikan kemasyarakatan. Sehingga jika kita berbicara tentang masjid maka pendidikan merupakan satu hal yang tidak boleh dilupakan,” terangnya. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji berfoto bersama Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib, Ketua DMI Kabupaten Cilacap Musa Ahmad serta Ketua DMI Kecamatan yang telah dikukuhkan.




Hadiri Penanaman Pohon, Wakil Bupati : Budidayakan Tanaman Porang

CILACAP – Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman menghadiri acara penanaman pohon dalam kegiatan Konservasi Lahan serta ikut terjun langsung untuk menanam benih pohon yang bertempat di Desa Tayem Timur Kecamatan Karangpucung pada Selasa (6/4).

Turut hadir dalam acara tersebut Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto, Ketua DPRD Taufik Nurhidayat, Camat Karangpucung Asep Kuncoro, serta jajaran Forkopimda Cilacap dan Forkopimcam Karangpucung.

Kegiatan penanaman pohon dalam rangka Konservasi Lahan ini dilakukan bersama dengan Forum Komunikasi Praktisi Lingkungan Hidup Indonesia (Prestalindo) yang mana pada tahun 2021 dialokasikan sebanyak 200 ribu bibit yang nantinya akan disebar diseluruh Kabupaten Cilacap. Selain itu, TP PKK Pemkab Cilacap juga mendapatkan bantuan berupa 100 ton bibit pohon Porang yang berasal dari Petani asal Kalimantan, Hari.

Penyerahan bibit tanaman Porang dari petani Kalimantan, Hari kepada Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan penanaman pohon tersebut dan juga berterimakasih terhadap bantuan berupa bibit pohon yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Cilacap.

“Kalau (hasil pohon) Porang masih dalam bentuk umbi, dijual sekilo hanya sekitar 7ribu rupiah. Namun jika sudah diolah menjadi tepung bisa sampai harga 120ribu rupiah. Tentu saja ini menjadi PR bersama DLH Cilacap, bagaimana (harapannya) ada rantai, tidak hanya menanam tetapi bisa memberdayakan ibu-ibu PKK dan membuat unit usaha yang mengolah dan membudidayakan tanaman porang menjadi tepung sebagai alternatif pangan,” terangnya.

Wakil Bupati juga berpesan bahwa menanam pohon sama dengan memikirkan masa depan bangsa dan juga dengan banyaknya pohon maka akan menjadikan lingkungan lebih aman dan asri serta terhindar dari banjir.

“Kita sebenarnya meminjam, berhutang kepada anak cucu kita di masa depan kaitannya dengan penanaman pohon. Kita memiliki kewajiban agar menghijaukan dan untuk membayar hutang untuk anak cucu kita,” jelasnya.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto menyampaikan bahwa harus sedari diri memperbaiki lingkungan yang mulai rusak agar tidak menimbulkan bencana alam yang disebabkan karena kurangnya pohon yang tumbuh di area tersebut.

“Oleh karena itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah mencanangkan kegiatan untuk banyak menanam selama musim hujan yaitu bulan Januari – Maret 2021 sehingga kegiatan penanaman pohon sudah sangat tepat dalam rangka menjaga kelestarian dan keseimbangan alam sehingga meminimalkan bencana alam,” ungkapnya.

Usai acara penanaman pohon tersebut, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman juga menyambangi tempat Peternak Akar Rumput yang juga bertempat di desa Tayem Timur Karangpucung yang berpotensi menjadi lahan budidaya yang baik untuk masyarakat. Peternak Akar Rumput yaitu budidaya kambing perah yang dilakukan dengan memuliabiakan kambing Saanen Purebreed, serta melakukan kawin silang / croos breeding kambing jantan Saanen dengan kambing lokal. (hen)

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman menyambangi Peternak Akar Rumput tempat budidaya Kambing Saanan




Rakor Kepegawaian Pemkab Cilacap Guna Wujudkan ASN Unggul, Bermartabat dan Berintegritas

CILACAP – Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf membuka kegiatan Rapat Koordinasi Kepegawaian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap Tahun 2021 yang diselenggarakan di Gedung Aula Diklat Praja pada Selasa (30/3).

Hadir secara langsung pada acara tersebut Kepala BKPPD Warsono, Kepala Kanreg I BKN Yogyakarta Anjaswari Dewi, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap. Acara tersebut diikuti secara virtual oleh pegawai Pemkab Cilacap yang tersebar di 200 titik lokasi dan dihadiri secara langsung oleh 55 orang sebagai perwakilan.

Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana untuk mengkoordinasikan berbagai persoalan atau isu-isu penting yang berkaitan dengan kepegawaian.

“Melalui rapat koordinasi ini diharapkan juga dapat menjadi wadah untuk mensinergikan berbagai langkah yang akan kita tempuh dalam melaksanakan berbagai kebijakan dan program pembangunan di bidang kepegawaian, sekaligus juga dalam rangka meningkatkan pemahaman yang benar terhadap implementasi manajemen kepegawaian,” terangnya.

Disampaikan juga bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 j.o. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 disebutkan bahwa seorang PNS yang ingin melakukan perkawinan dan perceraian harus memperoleh izin terlebih dahulu dari atasan.

“Ada juga surat ijin perceraian, kan ada aturan. Kalau mau digugat cerai oleh istrinya, yang bersangkutan memberi tahu kepada pimpinan secara tertulis bukan hanya lisan. Jika nanti tanpa laporan tiba-tiba sudah cerai maka akan dijatuhi hukuman oleh komite disiplin. Namanya sudah jatuh tertimpa tangga,” jelasnya.

Sekda juga menghimbau agar PNS wajib tertib dalam administrasi kepegawaian seperti kehadiran, surat izin cuti, SK Tugas Belajar / izin belajar, dan lain-lainnya. Hal tersebut dikarenakan sejauh ini pelanggaran disiplin di Kabupaten Cilacap disebabkan tidak tertib administrasi kepegawaian terutama dalam hal perizinan seperti izin perceraian, izin tugas belajar, dan izin menikah lebih dari seorang bagi PNS Pria.

Kepala BKPPD Warsono berharap agar para peserta dapat mengikuti rakor dengan sebaik mungkin baik kepada peserta yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara virtual dan selanjutnya dapat diterapkan di OPD masing-masing.

“Oleh karena itu, saya sangat berharap bahwa teman-teman bisa menggali berbagai informasi dan juga mendapatkan pengetahuan bagi para ASN serta meningkatkan konsolidasi terkait manajemen kepegawaian di lingkungan Pemkab Cilacap,” ucapnya. (hen)




BAZNAZ Cilacap Raih Penghargaan Pertumbuhan ZIS Terbaik Tahun 2020

CILACAP – Dalam acara rapat kerja BAZNAS Provinsi Jawa Tengah yang bertempat di Hotel Griya Persada Bandungan Semarang pada Sabtu (27/3), BAZNAS Cilacap menerima penghargaan untuk kategori Pertumbuhan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Terbaik Tahun 2020. Penghargaan diberikan oleh Ketua BAZNAS RI Noor Achmad didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan diterima oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji.

Pengumpulan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di BAZNAS Cilacap sejak tahun 2017 hingga tahun 2020 terus meningkat. Jumlah total yang diperoleh setiap tahunnya yaitu dengan rincian tahun 2017 sebesar Rp 932.972.034, tahun 2018 sebesar Rp 3.871.445.221, tahun 2019 sebesar Rp 8.458.485.853, dan pada tahun 2020 sebesar Rp 12.220.445.149.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Kabupaten Cilacap yang telah sadar secara ikhlas membayar zakat karena sangat membantu dalam pengentasan kemiskinan sehingga meraih penghargaan.

“Sehingga untuk kedepannya, saya mengajak untuk membayar zakat sebagai tindak kepedulian kepada masyarakat karena apa yang bisa diberikan kepada Cilacap ? Dengan membayar zakat ini tidak akan membuat miskin, namun justri menyempurnakan ibadah dan membuat Cilacap semakin sejahtera,” ungkapnya.

Ketua BAZNAS Cilacap Irvan Rahmat mendampingi Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam penerimaan penghargaan juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat di Cilacap karena telah mempercayakan zakatnya di BAZNAS Cilacap.

“Bersama BAZNAS Cilacap, kita bangun Cilacap, kita bangun bangsa kita, kita hentaskan kemiskinan. InsyaAllah sesuai harapan Bupati dan masyarakat, Cilacap sebagai Singapore of Java akan terlaksana,” ujarnya.

Dalam acara yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap dengan bersatunya BAZNAS di Jawa Tengah maka diharapkan nantinya masalah kemiskinan di Jawa Tengah bisa terbantu.

“Kalau kemudian kekuatan potensi dari BAZNAS se Jawa Tengah ini bisa kita genjot, maka partisipasi dalam pengentasan kemiskinannya akan kita makin sinergikan agar bisa sesuai dengan target. Kita akan komunikasikan dengan BAZNAS pusat, sehingga potensi-potensi pengumpulan Zakat, Infaq, Shodaqoh tiap tahun nanti akan bisa meningkat,” terangnya. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji berfoto bersama dengan Gubernur Jawa Tengah beserta Ketua BAZNAS RI Noor Achmad dan juga para penerima penghargaan lain.




Pemkab Cilacap Hibahkan Tanah dan Bangunan Untuk Kementerian Kelautan dan Perikanan RI

CILACAP – Pemkab Cilacap memberikan hibah kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima pada Jum’at (26/3) di ruang rapat Jalabhumi Kantor Pemkab Cilacap.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Kepala Biro Keuangan KKP RI Cipto Hadi Prayitno, Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP Suharta beserta para pejabat Pemkab Cilacap.

Sesuai dengan Perjanjian Hibah antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. 629/SJ.2/KP.440/II/2021 dan No. 028.1/NPHD/22021 tanggal 15 Februari 2021, aset yang dihibahkan berupa Tanah Bangunan Kantor Pemerintah dengan Luas 5.339 m² yang terletak di Kelurahan Lomanis Kecamatan Cilacap Tengah (Lokasi Dermaga) dengan nama pemegang hak Departemen Perhubungan Republik Indonesia. Direncanakan tanah dan bangunan tersebut akan digunakan untuk operasional dan perkantoran Stasiun PSDKP Cilacap

Selain itu juga Pemkab Cilacap memberi hibah Bangunan Gedung Kantor lain-lain (Dermaga), Bangunan Gedung Terminal/Pelabuhan/Bandar Permanen (Gedung Kantor Pelabuhan Penyeberangan), Jaringan Sambungan ke rumah kapasitas kecil (PDAM), Jaringan Distribusi Tegangan 1 s/d 20 KVA (Pos Jaga/listrik 450 VA), Jaringan Distribusi Tegangan 1 s/d 20 KVA (Pos Jaga/listrik 1300 VA), Jaringan Telepon di atas tanah kapasitas kecil. Total nilai aset yang dihibahkan oleh Pemkab Cilacap untuk KKP mencapai total 4,4 Milyar.

Penyerahan cinderamata dari Pemkab Cilacap kepada KKP sebagai simbolis

Bupati melalui Wakil Bupati Cilacap menyampaikan bahwa hibah yang diberikan berupa tanah dan bangunan tersebut guna menunjang tugas dan fungsi Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam rangka pelayanan perkantoran dan mendukung operasional Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

“Dalam hibah ini Pemkab Cilacap juga berharap bisa semakin memotivasi kami dalam membangun dan memajukan Kabupaten Cilacap tercinta. Semoga semua ini membawa keberkahan untuk kita semuanya,” ungkapnya.

Kepala Biro Keuangan KKP RI Cipto Hadi Prayitno menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemkab Cilacap yang telah memberikan hibah dan telah mendukung kinerja dari KKP.

“Jadi ini menunjukkan suatu bentuk kerjasama, dengan koordinasi dan sinergi yang baik antara Pemerintah Pusat dan Daerah tentunya dalam rangka mendorong pengawasan sumber daya alam di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

Usai acara Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah dan Berita Acara Serah Terima, dilanjutkan dengan acara Lunching Inovasi Pelayanan Publik ‘Cekatan’ Cek Kapal Tanpa Antrian Stasiun PSDKP Cilacap. Acara launching dibuka dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Kepala Biro Keuangan KKP RI Cipto Hadi Prayitno, Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP Suharta serta disaksikan oleh para pejabat Pemkab Cilacap.

Pengguntingan pita pada acara Launching Inovasi Pelayanan Publik ‘Cekatan’ Cek Kapal Tanpa Antrian Stasiun PSDKP Cilacap yang dilakukan oleh Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Kepala Biro Keuangan KKP RI Cipto Hadi Prayitno, Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP Suharta serta disaksikan oleh para pejabat Pemkab Cilacap

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman sangat menyambut baik dengan adanya inovasi tekhnologi ‘Cekatan’ yang diberikan PSDKP untuk para nelayan di Cilacap yang nantinya akan mempermudah dalam pengecekan kapal.

“Sesuatu hal yang luar biasa ditengah pandemi dengan memanfaatkan tekhnologi yang tadinya prosesnya agak lama karena antrian, maka sekarang nelayan cilacap bisa cek kapal melalui pendekatan tekhnologi yang akan lebih cepat dan ini gratis,” terangnya.

Sekretaris Direktorat Jenderal PSDKP menjelaskan bahwa inovasi yang baru ada di Cilacap ini nantinya nelayan yang akan dihampiri untuk layanan mendapatkan surat laik operasi apabila kapal sudah memenuhi persyaratan administrasi dan persyaratan tekhnis.

“Kalau dulu, nelayan yang datang ke kantor lalu mengambil nomor antrian lalu dicatat kemudian pengawas yang turun ini waktunya lebih lama. Dengan ‘Cekatan’ ini, kita yang akan mendekatkan kapal yang sudah siap diperiksa sehingga perkiraan waktu 10 menit sudah bisa selesai. Jadi lebih cepat dan efisien waktu,” jelasnya. (hen)




Pelatihan Dasar CPNS Golongan II Gelombang I Pemkab Cilacap Tahun 2021 Dimulai

CILACAP – Sebanyak 206 CPNS Golongan II di lingkungan Pemkab Cilacap menjadi peserta Pelatihan Dasar (Latsar) Gelombang I Tahun 2021 yang secara resmi telah dibuka oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji pada Selasa (23/3) di Gedung Aula Diklat Praja Cilacap. Latsar pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19 sehingga pelaksanaan latsar sepenuhnya dilakukan secara daring.

Turut hadir secara langsung di Aula Diklat Praja pada kesempatan tersebut Kepala BKPPD Warsono beserta para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap dan juga para Widyaiswara / Instruktur dan para Pamong. Acara pembukaan Latsar juga diikuti secara virtual dari 15 titik lokasi yang tersebar dan diikuti secara langsung oleh 24 peserta di Gedung Aula Diklat Praja Cilacap sebagai perwakilan.

Dalam laporannya, Kepala BKPPD Warsono menjelaskan bahwa waktu pelaksanaan Latsar Golongan II Gelombang I ini akan berlangsung selama 647 jam pelajaran (JP) atau setara 74 hari kerja yaitu terdiri dari Pembelajaran Pelatihan Mandiri selama 48 JP setara 16 hari, distance learning 217 JP setara 22 hari, aktualisasi 320 JP setara 30 hari, dan klasikal 62 JP setara 6 hari.

“Yaitu sebanyak 206 orang peserta ini sudah dibagi menjadi 6 angkatan. Sedangkan untuk waktunya dimulai tanggal 24 Maret 2021 sampai dengan 17 Juli 2021,” ucapnya.

Kepala BKPPD juga menjelaskan bahwa penilaian terhadap peserta Latsar terdiri dari 4 aspek penilaian yaitu evaluasi sikap perilaku dengan bobot 15%, evaluasi akademik dengan bobot 20%, evaluasi aktualisasi dengan bobot 50%, serta evaluasi penguatan kompetensi teknis bidang tugas dengan bobot 15%.

Sedangkan kualifikasi kelulusan peserta diklat yaitu sangat memuaskan dengan skor 90,01 – 100, memuaskan dengan skor 80,01 – 90,00, cukup memuaskan dengan skor 70,01 – 80,00, kurang memuaskan dengan skor 60,01 – 70,00, dan tidak memuaskan dengan skor dibawah 60,00.

“Peserta dinyatakan lulus apabila memperoleh kualifikasi paling rendah yaitu cukup memuaskan dan akan ditunda kelulusannya apabila memperoleh kualifikasi kurang memuaskan. Sedangkan untuk yang dinyatakan tidak lulus adalah peserta yang memperoleh kualifikasi tidak memuaskan dan jumlah ketidakhadiran lebih dari 6 sesi, 18 jam pelajaran setara dengan 2 hari secara kumulatif,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Mohamad Arief Irwanto yang menghadiri secara virtual memberikan semangat dan arahan kepada para peserta latsar agar dapat mengikuti pelatihan dengan sebaik-baiknya meskipun dilaksanakan pada masa pandemi Covid-19. Latsar kali ini menggunakan metode baru yaitu pola pembelajaran Blended Learning yang dilakukan dengan memadukan proses pembelajaran tatap muka di dalam kelas dengan proses pembelajaran secara daring.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya memberikan pengarahan agar para peserta dapat diangkat menjadi PNS, diharapkan para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan proaktif agar tujuan dari kegiatan ini yakni untuk membentuk pribadi-pribadi yang berkualitas, mempunyai perilaku kerja yang baik, berdedikasi tinggi, serta memahami dan menghadirkan nilai-nilai yang berpedoman pada indepedensi, integritas, dan profesionalisme dapat terwujud.

“Jangan hanya menjadi PNS yang sekedar bekerja dan mendapat gaji. Namun jadilah PNS yang berintregasi, yang luar biasa. Jika bisa menjadi yang luar biasa nantinya akan dapat terus berkarya bahkan jika sudah saatnya pensiun. Pergunakan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk terus mengembangkan dan mengaktualisasikan diri,” terangnya. (hen)




Pemkab Cilacap Gelar Upacara Bendera Sebagai Puncak Peringatan Hari Jadi Ke – 165

CILACAP – Upacara bendera dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke – 165 diselenggarakan di halaman Pendopo Wijayakusuma Sakti pada Minggu (21/3) dengan Bupati Tatto Suwarto Pamuji sebagai Inspektur Upacara. Upacara bendera tersebut merupakan acara puncak pada rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke – 165 dan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.

Turut hadir dalam upacara bendera Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Ketua TP PKK Teti Rohatiningsih, Wakil Ketua TP PKK Ira Tanti, Ketua DWP Kabupaten Cilacap Suswatiningsih Farid Ma’ruf dan jajaran Forkopimda serta pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.

Pengibaran Bendera Merah Putih pada Upacara Bendera Peringatan Hari Jadi Cilacap ke – 165

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Hari Jadi Ke – 165 Kabupaten Cilacap diperingati secara sederhana karena masih suasana pandemi Covid-19 yang belum juga usai. Sedangkan pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada masyarakat, namun juga Pemkab Cilacap yang harus bekerja keras mengambil langkah pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19.

“Jajaran Pemkab Cilacap melalui Gugus Tugas Covid-19 bersama unsur Forkopimda, terus berjuang dan bekerja keras menanggulangi pandemi Covid-19 lewat berbagai upaya, dengan merawat yang sakit dan menyelamatkan yang sehat melalui pencegahan penyebaran dari wabah ini, termasuk menyalurkan berbagai bantuan untuk warga yang terdampak Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

Selain itu, Bupati menjelaskan bahwa ada tantangan lain yang harus dihadapi yakni adanya refocusing atau pemotongan anggaran, sehingga perlu banyak inovasi dan langkah taktis agar pembangunan dan pelayanan publik bisa tetap berjalan.

“Kita tentunya berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu agar aktivitas masyarakat dan roda pemerintahan bisa kembali berjalan normal dan berbagai rencana pembangunan di Kabupaten Cilacap bisa kembali dilanjutkan,” ucapnya.

Peserta mengikuti upacara bendera dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah

Bupati juga menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 mengajarkan tentang pentingnya teknologi informasi. Terbatasnya pergerakan manusia akibat social distancing dan physical distancing, yang mengubah perilaku sosial dan kerja masyarakat dimana istilah working from home atau distance learning menjadi familiar.

“Hal ini menjadikan teknologi informasi memiliki peranan yang sangat penting, sekaligus sebagai solusi untuk mengatasi pembatasan tersebut dalam bidang pemerintahan, pendidikan, bisnis, ekonomi, dan kesehatan yang sekarang lebih banyak dilaksanakan secara daring melalui video conference,” terangnya.

Namun ditengah keterbatasan akibat pandemi Covid-19, pada tahun 2020 Pemerintah Kabupaten Cilacap mampu mendapatkan 8 prestasi/penghargaan dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yaitu Penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN kepada Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK, Top Pembina Badan Usaha Milik Daerah, Kabupaten Sangat Inovatif (Innovatif Government Award/IGA ), Penghargaan Pengelolaan Terbaik Pratama dalam Layanan Kepegawaian pada Bidang Pensiun, Penghargaan Apresiasi Pembinaan Proklim, Penghargaan dari BNPB terkait peran aktif Pemerintah Kabupaten Cilacap dalam menangani kebencanaan, Pembina Pelayanan Publik Terbaik, dan Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia.

Usai mengikuti Upacara Bendera di halaman Pendopo Wijayakusuma Sakti, Bupati beserta rombongan menuju Gedung DPRD Kabupaten Cilacap untuk mengikuti acara Rapat Paripurna DPRD dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke – 165. Pada acara tersebut dilakukan penyerahan secara simbolis pataka atau lambang daerah Kabupaten Cilacap dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap kepada Bupati. Rapat paripurna digelar secara virtual dan diikuti oleh para pejabat di OPD masing-masing.

Penyerahan pataka (lambang daerah) Kabupaten Cilacap secara simbolis dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cilacap kepada Bupati

Bupati berpesan agar masyarakat Cilacap dapat lebih bersemangat mengimplementasikan tema Peringatan Hari Jadi ke -165 Kabupaten Cilacap yaitu “Mantapkan Bangga Mbangun Desa Menuju Cilacap Sehat”.

“Tema ini tentunya tidak hanya sebatas rangkaian kata-kata, tetapi harus menjadi pendorong dan penyemangat seluruh elemen masyarakat Kabupaten Cilacap, untuk terus bekerja dan berkarya dalam membangun dan memajukan Kabupaten Cilacap tercinta, meski di tengah pandemi Covid-19,” tambahnya. (hen)




Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Cilacap Ke – 165, Sederhana Namun Tetap Khidmat

CILACAP – Dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Cilacap Ke – 165, Bupati Tatto Suwarto Pamuji melakukan kegiatan ziarah makam Bupati terdahulu di tempat pemakaman umum Karangsuci Cilacap. Kegiatan pada Sabtu (20/3) tersebut merupakan rangkaian acara yang diawali dengan sema’an dan khotmil qur’an di Masjid Agung Darussalam Cilacap serta ziarah di taman makam pahlawan Surengrono Jeruklegi.

Turut hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Ketua TP PKK Teti Rohatiningsih, Wakil Ketua TP PKK Ira Tanti, Kapolres Leganek Mawardi, Dandim Andi Afandi, Danlanal Sugeng Subagyo, Ketua Pengadilan Negeri Cilacap Sukri Sulumin, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap T. Tri Ari Mulyanto serta jajaran Pejabat di Kabupaten Cilacap.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung dengan tetap menjaga protokol kesehatan dikarenakan masih dalam masa pandemi Covid-19. Khususnya kegiatan sema’an dan khotmil qur’an yang biasanya dilakukan di setiap kecamatan di Kabupaten Cilacap, tahun ini hanya dilakukan di lima masjid di Kabupaten Cilacap salah satunya adalah di Masjid Agung Darussalam Cilacap. Namun hal tersebut diharapkan tidak mengurangi rasa khidmat dan juga khusyu’ dalam bacaan ayat-ayat Al-Qur’an.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dan Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman mengikuti acara Sema’an dan Khotmil Qur’an di Masjid Agung Darussalam

“Kalau banyak yang sema’an sudah baik, tetapi akan lebih baik lagi kalau bukan hanya menghafal bukan hanya sema’an tetapi juga mengimplementasikan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Selanjutnya setelah kegiatan sema’an dan khotmil qur’an, Bupati dan rombongan menuju taman makam pahlawan Surengrono Jeruklegi untuk napak tilas dan mengenang jasa-jasa para pahlawan di Cilacap yang telah berjuang hingga Cilacap kini bisa lebih baik.

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman melakukan tabur bunga di Makam Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Surengrono Jeruklegi

Acara terakhir dalam rangkaian tersebut adalah ziarah makam Bupati terdahulu di tempat pemakaman umum Karangsuci Cilacap. Selain karena tradisi yang memang rutin dilakukan setiap Perayaan Hari Jadi Cilacap, Bupati menerangkan bahwa kegiatan ziarah ke makam Bupati Terdahulu juga dilakukan untuk mendoakan dan juga untuk mensyukuri karunia Allah.

“Bukan hanya sekedar mendoakan, tetapi kita juga mengenang cita-cita dari pendiri Cilacap. Cita-citanya adalah untuk Cilacap menjadi sejahtera, Cilacap yang gemah ripah loh jinawi untuk diteruskan di generasi sekarang dengan implementasi Bangga Mbangun Desa untuk membangun Cilacap ke depan, untuk persiapkan generasi ke depan,” jelasnya.

Selain rangkaian acara pada Sabtu (20/3), Pemkab Cilacap juga mengadakan acara khitanan masal, santunan anak yatim dan kaum dhuafa serta bedah rumah yang dimulai sejak Senin (15/3) di setiap kecamatan di Kabupaten Cilacap dan kegiatan masih berlangsung hingga Kamis (25/3). Khitanan masal serta santunan anak yatim dan kaum dhuafa diberikan alokasi masing-masing untuk 10 penerima di setiap kecamatan. Baznas Cilacap juga memberikan dukungan untuk program bedah rumah masing-masing 1 unit di setiap Kecamatan dengan nilai Rp 11,5 juta. (hen)

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman beserta Ketua TP PKK Teti Rohatiningsih memberikan bantuan kepada penerima khitanan masal, santunan anak yatim dan kaum dhuafa serta Bedah Rumah di Kecamatan Kawunganten pada Kamis (18/3)

Ketua Tim Penggerak PKK menyaksikan langsung kegiatan khitanan masal di Kecamatan Jeruklegi pada Kamis (18/3)