Cilacap Raih Peringkat I Kabupaten Dengan Peningkatan Produksi Padi Tertinggi

0
116
Bupati Tatto Suwarto Pamuji pada saat menerima penghargaan Abdi Bakti Tani 2021
image_pdfimage_print

CILACAP – Kabupaten Cilacap berhasil raih peringkat I sebagai Kabupaten dengan Peningkatan Produksi Padi Tertinggi Tahun 2019 – 2020 di Indonesia. Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 dari Kementerian Pertanian tersebut diterima oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji dan diserahkan oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden Jakarta pada Senin (13/9).

Bupati berterimakasih kepada para insan pertanian serta jajaran Pemerintah di Kabupaten Cilacap yang telah mampu bersinergi dengan optimal sehingga Kabupaten Cilacap dapat meraih keberhasilan dalam pencapaian produktivitas padi tertinggi.

“Dalam produksi pangan ini penting karena jika pangan itu stabil, pangannya cukup maka perekonomian tidak goyah. Daerah pun akan tetap tenang. Maka Pemkab Cilacap terus meningkatkan dan mempertahankan produksi padi, jangan sampai berkurang dan kalau bisa terus bertambah,” ucapnya.

Dalam kondisi pandemi Covid-19, Bupati menyatakan bahwa sektor pertanian merupakan yang paling stabil. Sehingga dengan kekuatan dari sektor pertanian tersebut maka Pemkab Cilacap terus mendorong para petani agar dapat menyokong perekonomian Cilacap.

“Dalam pandemic Covid-19, sektor yang paling kuat yang masih bertahan adalah sektor pertanian khususnya pangan atau padi. Maka saya sekali lagi mengucapkan terimakasih kepada para insan pertanian, pahlawan pertanian, penyelamat bangsa dalam sektor pertanian,” ungkapnya.

Untuk mempersiapkan generasi penerus produksi pertanian dimasa depan, Bupati terus membantu para pemuda tani di Kabupaten Cilacap untuk dapat terus belajar sehingga pertanian di Cilacap dapat terus berkembang.

“Dalam Bangga Mbangun Desa yaitu pilar pendidikan, supaya siap kedepan menjadi petani yang berpendidikan. Maka jika petani muda nantinya berpendidikan, maka Indonesia akan merdeka yang sesungguhnya dengan ketahanan pangan yang memadai. Cilacap kini sedang mempersiapkan petani muda yang berkualitas, petani yang hebat, petani yang siap menghadapi tantangan jaman,” terangnya.

Kabupaten Cilacap berhasil mendapat penghargaan berdasarkan penilaian dari kriteria produktivitas padi diatas 6 ton/hektar, produktivitas lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, serta luas baku sawah diatas 40.000 hektar. Pada tahun 2019, luas lahan sawah sebesar 66.527 hektar dengan luas panen pada Januari – Desember 2020 sebanyak 117.627 hektar. Sehingga produktivitas padi di Kabupaten Cilacap pada tahun 2020 sebanyak 67,49 Kuintal/Hektar.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin berterimakasih kepada seluruh insan pertanian khususnya kepala daerah yang telah bekerja keras mengembangkan sektor pertanian, sehingga stok pangan dalam negeri tetap kondusif.

“Ketangguhan sektor pertanian di masa krisis seperti ini tentunya tidak dapat dilepaskan dari kerja keras dan sinergi para insan pertanian, serta komitmen kuat dari pemerintah daerah. Atas dasar sinergi antara pemerintah pusat dan daerah itu, performa sektor pertanian selama pandemi telah menjadi andalan dalam proses pemulihan ekonomi nasional,” jelasnya.

Wapres juga menyampaikan bahwa dengan diberikannya penghargaan ini harapannya dapat terus mendorong Pemerintah daerah untuk dapat terus memperhatikan sektor dan potensi pertanian di daerahnya masing – masing.

“Oleh karenanya, amat penting bagi Pemerintah Pusat untuk memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah propinsi/kabupaten yang telah berkontribusi dan berprestasi dalam rangka meningkatkan produksi pangan dan ekspor pertanian yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Selamat kepada para Gubernur dan Bupati yang daerahnya terpilih untuk mendapatkan Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021. Anda telah bekerja keras dan menginspirasi kepala daerah lain untuk juga bekerja keras, berpacu meningkatkan pembangunan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam laporannya menyampaikan bahwa dari 34 provinsi dan 467 kabupaten/kota yang memproduksi beras telah dipilih 5 provinsi dan 5 kabupaten/kota yang peningkatan produksi berasnya tertinggi. Selanjutnya Kementerian Pertanian juga telah menetapkan 5 Provinsi dan 5 kabupaten/kota, yang memiliki kinerja ekspor pertanian yang terbaik. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji Berfoto bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin beserta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo