Dari 75.000 Sertipikat, 26.000 Siap Diserahkan Kepada Masyarakat Kabupaten Cilacap

0
38
Sebanyak 30 perwakilan masyarakat menunjukan sertipikat yang diterima.
image_pdfimage_print

CILACAP – Sebanyak 26.000 sertipikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2020 di Kabupaten Cilacap telah siap untuk diserahkan kepada masyarakat dari total 75.000 sertipikat yang sudah diselesaikan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor ATR/BPN Cilacap Karsono dalam laporannya usai mengikuti acara Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat Se-Indonesia oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara pada Selasa (5/1).

Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji.

“Ada 30 masyarakat yang secara simbolis kita serahkan (sertipikatnya), nantinya ada sekitar 26.000 (sertipikat) yang siap kita serahkan. Setelah hari ini acara dengan Bapak Presiden, kami segera menyerahkan kepada seluruh warga masyarakat di Kabupaten Cilacap kurang lebih 26.000 dari 75.000 yang sudah kita selesaikan,” kata Karsono.

Kepala Kantor ATR/BPN Cilacap Karsono

Pada tahun 2021, jajaran ATR BPN Cilacap akan menyelesaikan 211.000 sertipikat program PTSL. Untuk itu Karsono mohon dukungan Pemkab dan masyarakat Kabupaten Cilacap agar pelaksanaannya dapat berjalan lancar.

Di Kabupaten Cilacap, penyerahan sertipikat dilaksanakan di aula Kantor ATR/BPN yang dihadiri oleh Bupati H. Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, perwakilan Forkopimda dan perwakilan masyarakat penerima sertipikat.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa dalam proses PTSL di Kabupaten Cilacap, Pemkab dan Kantor ATR/BPN pernah berupaya untuk bisa menambah jumlah sertipikat dikarenakan luasnya wilayah Kabupaten Cilacap.

“Saya dan Kepala Kantor ATR/BPN beberapa kali menghadap Pak Menteri agar sertipikat PTSL ditambah mengingat luasnya wilayah Kabupaten Cilacap dan juga jumlah penduduk. Dengan sertipikat tentunya bisa digunakan oleh masyarakat sebagai jaminan pinjaman modal,” jelas Bupati.

Penyerahan Sertipikat Tanah Untuk Rakyat Se-Indonesia oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Negara.