Laboratorium Biomolekuler PCR RSUD Cilacap Siap Beroperasi

0
44
Bupati Cilacap (baju coklat) bersama Forkopimda meninjau laboratorium Biomolekuler PCR RSUD Cilacap.
image_pdfimage_print

CILACAP – Sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19, Kabupaten Cilacap kini memiliki laboratorium biomolekuler polymerase chain reaction (PCR) di RSUD Cilacap. Peresmian penggunaan laboratorium PCR RSUD Cilacap tersebut dilakukan oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji Kamis (8/10). Hadir dalam kesempatan tersebut Forkopimda dan para kepala OPD dilingkungan Kabupaten Cilacap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr. Pramesti Griana Dewi mengatakan laboratorium PCR RSUD Cilacap memiliki kapasitas pemeriksaan 180 specimen perhari dan dilaksanakan dalam dua running. Jumlah ini akan terus ditingkatkan seiring dengan penambahan SDM analis nantinya.

Lebih lanjut dr. Pramesti menyampaikan bahwa untuk saat ini tes PCR di RSUD Cilacap di peruntukan untuk pemeriksaan swab masal, tracing suspek dan kontak erat kasus Covid-19. Untuk sementara belum menerima untuk pemeriksaan mandiri dan pemeriksaan specimen akan lebih cepat serta hasilnya akan diketahui dalam waktu tiga jam.

“Pemeriksaan specimen swab untuk saat ini diperuntukkan untuk swab masal, tracing suspek dan kontak erat yang diberikan secara gratis, untuk sementara kami belum menerima untuk pemeriksaan secara mandiri,” kata Pramesti.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan pembangunan laboratorium ini merupakan salah satu upaya untuk mempercepat penanggulangan Covid-19. Dengan beroperasinya laboratorium PCR  ini dapat mempersingkat pemeriksaan specimen swab sehingga hasilnya dapat diketahui dengan cepat.

“Dengan adanya laboratorium PCR di RSUD Cilacap, hasil tes swab akan lebih cepat diketahui dari sebelumnya yang harus menunggu berminggu-minggu untuk mengetahui hasilnya, saya berharap dengan ini nantinya penanganan Covid-19 di Cilacap akan semakin cepat,” kata Bupati Cilacap.