Lakukan Kunjungan Kerja, Wakil Gubernur Sumatera Barat Disambut Langsung Bupati Cilacap

0
82
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji sambut Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy
image_pdfimage_print

CILACAP – Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy beserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Cilacap dan disambut langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji di Pendopo Wijayakusuma Cakti pada Kamis (10/6).

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat datang dan terimakasih kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat atas kedatangannya di Kabupaten Cilacap dan berharap agar kunjungan kerja di Cilacap dapat mempererat hubungan kerjasama.

“Semoga kehadiran Beliau di tengah-tengah kita, selain akan meningkatkan tali silaturahmi, juga akan semakin memotivasi Kami dalam upaya pengelolaan sampah dan pengembangan perikanan di Kabupaten Cilacap,” ungkapnya.

Bupati mengucapkan selamat datang kepada Wakil Gubernur beserta rombongan

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wakil Gubernur beserta rombongan berkesempatan untuk meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan teknologi Refuse-Derived Fuel (RDF) di Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi, Tempat Pelelangan Ikan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, dan Tempat Pengelolaan Budidaya Sidat di Kecamatan Kedungreja.

Kunjungan ke TPST dengan teknologi RDF di Desa Tritih Lor merupakan tindaklanjut dari arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI tentang pengolahan sampah perkotaan. Wakil Gubernur di sela peninjauannya dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Awaludin dan Asisten Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Kemenko marves, mengatakan bahwa pengolahan sampah dengan sistem RDF di Cilacap terbilang sukses.

“Kita ingin tahu bagaimana sistemnya, dan harapannya Kami bisa mengaplikasikannya di Sumatera Barat. Sebenarnya bisa copy paste, dengan bekerjasama dengan Kemenko marves diharapkan dapat dialokasikan hal serupa (RDF) di Sumatera Barat karena saya rasa RDF di Cilacap yang telah berjalan dan diresmikan kurang lebih selama satu tahun ini sudah bagus dan juga dapat menjadi sumber pendapatan untuk Kabupaten juga,” ucapnya.

TPST RDF di Kabupaten Cilacap telah beroperasi pada bulan Agustus Tahun 2020  dengan kapasitas 120 ton/hari dan terus mengalami peningkatan. Selama 5 bulan terakhir pada tahun 2020, kapasitas rata-ratanya meningkat menjadi 140 ton/hari dan menghasilkan RDF sebanyak 42 ton/hari serta berkontribusi menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah.

Upaya peningkatan kinerja TPST RDF berupa peningkatan kapasitas menjadi 200 ton/hari di Cilacap yaitu diantaranya dengan menggandeng pihak ketiga yaitu PT. Semen Indonesia Tbk. Sehingga Wagub Sumbar berencana akan menerapkan sistem yang sama.

“Di Sumatera Barat juga ada PT. Semen Padang sehingga peluang untuk menerapkan sistem RDF cukup terbuka lebar sehingga Kami disini tujuannya untuk melihat yang ada disini untuk di aplikasikan di tempat Kami,” jelasnya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy beserta rombongan meninjau TPST RDF di Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi

Selain bertujuan untuk meninjau sistem RDF, Wakil Gubernur beserta rombongan juga tertarik untuk meninjau budidaya dan pengolahan sidat di Cilacap tepatnya di Kecamatan Kedungreja. Wakil Gubernur mengatakan selain menguntungkan karena dapat mengangkat perekonomian warga sekitar Kecamatan Kedungreja, budidaya sidat juga seharusnya dapat dikembangbiakkan di Sumatera Barat karena warganya gemar memakan sidat.

“Terkendalanya adalah mencari anakan atau bibit sidat ini yang memang susah, maka nantinya Kami berharap bisa meminta bantuan dari Kabupaten Cilacap bisa mengirimkan yang memang sudah ahli untuk ke Sumatera Barat dalam mencari benih sidatnya lalu nantinya baru kita kembangbiakkan. Karena ini memang sangat bagus peluangnya untuk export apalagi negara-negara Asia yang memang konsumsi sidatnya tinggi,” terangnya.

Pembesaran sidat di Kabupaten Cilacap dilaksanakan oleh Koperasi Mina Sidat Bersatu Kecamatan Kedungreja dan dilakukan di kolam yang tertutup. Sidat hasil budidaya Cilacap juga sudah dapat diterima pasar ekspor. Selain itu, Koperasi Mina Sidat Bersatu Kecamatan Kedungreja juga mengolah sidat menjadi berbagai jenis makanan yang digemari oleh segala kalangan usia sehingga dapat mendorong UMKM Cilacap. (hen)

Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy beserta rombongan meninjau lokasi budidaya sidat di Kecamatan Kedungreja