Lomba Mancing di Benteng Pendem berlangsung meriah

0
634
image_pdfimage_print

HUMAS CILACAP. Lomba mancing dalam rangka Hari Nusantara ke 18 berlangsung meriah diikuti oleh ratusan peserta di loka wisata Benteng Pendem. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan, dibuka oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Rabu (14/11). Selain Lomba Mancing, Dinas Perikanan juga menggelar Lomba mewarnai yang diikuti ratusan anak-anak dari TK dan PAUD.

Lomba Mancing diawali dengan penaburan ikan lele, oleh Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Forkompimda dan para pejabat dijajaran Pemkab Cilacap. Lomba mancing dimulai setelah Wakil Bupati melemparkan joran ke kolam, yang tidak lama kemudian mata pancing disambar oleh ikan lele.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Forkompimda Kabupaten Cilacap, Assisten Ekonomi dan Pembangunan Dian Setyabudi, sejumlah pejabat dijajaran Pemkab Cilacap dan undangan lain.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Ir. Sujito, digelarnya lomba mancing dan mewarnai dalam rangka Hari Nusantara dimaksudkan, sebagai ungkapan rasa syukur bahwa Kabupaten Cilacap yang memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar. Potensi ini terlihat dari panjang pantai yang dimiliki Kabupaten Cilacap yang mencapai lebih dari 100 km, membentang dari ujung timur Jetis Nusawungu hingga perbatasan Pangandaran Jawa Barat.

Sementara itu diperairan umum darat yang meliputi, rawa, sungai dan kolam juga memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat luar biasa. Untuk itu, Dinas Perikanan mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk memanfaatkan potensi perikanan yang ada, tentunya dengan metode dan cara-cara pemanfaatan sumber daya perikanan, dengan alat tangkap yang ramah lingkungan. Hal ini dimaksudkan agar sumber daya perikanan yang besar di Cilacap ini, tetap lestari dan berkelanjutan, ujar Sujito.

Karena selama ini, lanjut Sujito, pihaknya masih menemui di lapangan ada beberapa warga masyarakat yang menangkap ikan dengan cara-cara yang kurang ramah dengan lingkungan seperti dengan setrum, bahan kimia, dll.

Lomba mancing diikuti lebih dari 200 peserta dan untuk lomba mewarnai diikuti lebih dari 100 anak dengan obyek lukisan ikan dan biota laut. Ikan yang ditabur untuk dipancing oleh peserta adalah ikan lele. Ikan tersebut ditebar pada perairan disekitar Penteng Pendem seluas 200 meter, dengan jumlah ikan yang ditebar sebanyak 3,5 kwintal. Ikan yang paling besar seberat 3 kg dan ikan terkecil ditebar seberat setengah kg. Bagi peserta yang dapat mendaratkan ikan yang terbesar akan menjadi juara dalam lomba mancing ini, ujar Sujito.

Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman dalam kesempatan tersebut mengajak, untuk mari kita memaknai peringatan hari Nusantara sebagai sarana untuk kita terus mencintai Nusantara dan alam Indonesia.

Kalau bicara tentang potensi perikanan Cilacap, lanjut Wabup, Cilacap memiliki potensi yang sangat luar biasa baik perikanan laut maupun perikanan darat. Untuk itu, mari kita tumbuhkan kecintaan kita kepada nusantara, terutama yang ada di Kabupaten Cilacap dengan tetap menjaganya agar lestari.

Begitu pula dengan lomba mewarnai berupa gambar ikan dan biota laut, menurut Wabup, motivasinya sama yakni bagaimana kita menanamkan kecintaan terhadap alam sejak dini. (hromly).