Pemkab Dukung Progam Pengembangan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap

0
70
Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman menyatakan siap mendukung Progam Pengembangan Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap.
image_pdfimage_print

CILACAP – Dalam rangka optimalisasi fungsi Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap, Pemkab memberikan dukungan penuh serta kesiapan terhadap program Direktorat Jenderal (Ditjen) Perikanan Tangkap yaitu Pengembangan dan Pembangunan Pelabuhan Perikanan di Lingkar Luar Wilayah Perairan Indonesia (Outer Ring Fishing Port/ORFP).

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman dalam acara kunjungan lapang dalam rangka pemilihan alternatif lokasi kegiatan proyek dan Silaturahim Direktur Kepelabuhanan Perikanan Ir. Frits Penehas Lesnussa, M.Si. beserta rombongan pada Jumat (19/2) di PPSC.

“Untuk bisa mewujudkan industri perikanan di Cilacap, kami harus memperbaiki PPS Cilacap. Oleh karena itu Pemkab Cilacap siap mendukung kalau nanti harus presentasi ke Pak Gubernur, presentasi bila nantinya ada kesulitan kami siap mendukung,“ ungkapnya.

Wakil Bupati memastikan bahwa Cilacap memiliki potensi dan sumber daya serta sarana prasarana perikanan yang memadai untuk menjadi lokasi program tersebut untuk mewujudkan cita-cita Cilacap sebagai industri energi, industri pertanian pangan dan industri perikanan.

“Saya ingin meyakinkan ke Pak Direktur dan tim rombongan (bahwa) Cilacap sangat pantas sebagai lokasi bukan hanya alternatif tetapi sebagai tujuan program tersebut. Kami komitmen ingin mengembangkan perikanan di Jawa bagian selatan dengan mengoptimalkan PPS Cilacap,“ tambahnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap Imas Masriah, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Cilacap serta para pejabat di Pemkab Cilacap.

Imas Masriah menjelaskan bahwa nantinya dalam program tersebut akan dibangun kolam sandar untuk bisa lebih banyak menampung kapal-kapal agar dapat mengoptimalkan perikanan Cilacap.

“Rencananya kalau dari Masterplan tahun 2007 kurang lebih (luas kolam) 10 hektar bisa menampung sekitar 127 kapal, namun nanti kami akan mengkaji ulang. Apakah memang harus lebih besar atau nanti merevitalisasi kolam yang ada? Jadi bukan hanya pengembangan kolam baru, tetapi kolam lama juga akan direvitalisasi sehingga lebih optimal menampung kapal nelayan karena masih banyak yang sandar di pinggir-pinggir (pantai),“ ucapnya.

Direktur Kepelabuhanan Perikanan Ir. Frits Penehas Lesnussa, M.Si mengatakan bahwa hingga saat ini terus dilakukan survei dan dicarikan solusi untuk kendala-kendala terkait pengembangan untuk program tersebut.

“Mudah-mudahan bisa memenuhi semua syarat sesuai yang diinginkan oleh luar negeri sehingga bisa dikembangkan disini. Karena ini pelabuhan perikanan tipe A. Kami berencana kalau di utara ada di Jakarta, mudah-mudahan kalau di selatan ada di Cilacap,“ ujarnya. (hen)