Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus DMI, Bupati : Masjid Tempat Tholabul Ilmi

CILACAP – Bupati Tatto Suwarto Pamuji menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Kecamatan dan Rapat Kerja Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cilacap pada Rabu (7/4) di Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam sambutannya menyampaikan bahwa masjid adalah tempat untuk belajar dan mencari ilmu. Meskipun demikian, kesadaran untuk ke masjid mulai berkurang seiring berkembangnya jaman sehingga harus dijaga bersama budaya tersebut agar masjid bisa tetap digunakan sebagai tempat menuntut ilmu.

Dengan adanya pengukuhan pengurus DMI kecamatan, Bupati berharap nantinya akan mampu menjaga patok budaya yang telah diwariskan nenek moyang sehingga orang-orang akan terus kembali ke masjid.

“Masjid itu tempat tholabul ‘ilmi. Maka orang-orang jaman dulu yang senang ke masjid pasti ilmunya tinggi, karena belajar mengaji dan belajar sholat. Masjid selain tempat mencari ilmu juga adalah tempat untuk menjalin silaturahim, jadi harus terus dilakukan,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib, Ketua DMI Kabupaten Cilacap Musa Ahmad, serta para pengurus DMI Kecamatan di Kabupaten Cilacap. Sementara itu, total 24 orang pengurus dikukuhkan sebagai Ketua DMI Kecamatan peiode tahun 2021 – 2026 di Kabupaten Cilacap.

Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib membacakan berita acara pengukuhan ditirukan oleh peserta pengukuhan.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib mengatakan bahwa revitalisasi kelembagaan masjid sangat penting terutama segi penangkalan isu-isu radikalisme yang mengatasnamakan Islam, pengamanan dan pelestarian tanah wakaf masjid, serta kemakmuran jamaahnya.

“DMI selama ini mempunyai semboyan memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Jadi kalau masjidnya jamaahnya makmur, maka efeknya masyarakat sekitarnya akan menjadi makmur. Oleh karena itu diharapkan dengan pengukuhan ini masjid dapat didaftarkan namanya karena baru 1.400 yang terdaftar namanya padahal ada 2000 lebih,” jelasnya.

Ketua DMI Kabupaten Cilacap Musa Ahmad berharap agar DMI tidak meniru Rasulullah SAW dikarenakan situasi yang mungkin telah berubah, namun diharapkan agar DMI dapat meneladani Rasulullah SAW.

“Meneladani adalah proses peninjauan dan proses rekonstruksi atau membangun kembali sesuatu yang sudah ada sejak jaman Rasulullah SAW yaitu fungsi masjid sebagai pendidikan karena Rasulullah SAW selalu sehabis sholat selalu memberikan pendidikan kemasyarakatan. Sehingga jika kita berbicara tentang masjid maka pendidikan merupakan satu hal yang tidak boleh dilupakan,” terangnya. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji berfoto bersama Wakil Ketua DMI Provinsi Jawa Tengah K.H Musman Thalib, Ketua DMI Kabupaten Cilacap Musa Ahmad serta Ketua DMI Kecamatan yang telah dikukuhkan.