Satgas Covid-19 Tegaskan Pasien Omicron Bukan Warga Cilacap, 12 Orang Kontak Erat Dengan Pasien Dipastikan Negatif

image_pdfimage_print

CILACAP – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap dalam press release yang digelar di Ruang Gadri Komplek Rumah Dinas Bupati pada Senin (24/01/22), menegaskan bahwa Pasien ZS (51) yang terkonfirmasi positif Covid-19 varian Omicron bukan warga Cilacap.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dengan didampingi oleh Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf Andi Affandi serta Kepala Dinas Kesehatan Cilacap Pramesti Griana Dewi menjelaskan bahwa Pasien ZS (51) merupakan warga Pematang Siantar, Medan.

“Saya akan menginformasikan bahwa pada hari Jumat, 21 Januari 2022, Pemerintah Kabupaten Cilacap telah menerima hasil laboratorium WGS COVID-19 berupa varian Omicron sebanyak 1 orang. Yaitu seorang laki-laki asal Pematang Siantar, Medan bernama ZS berusia 51 tahun,” kata Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa pada tanggal 4 Januari 2022, ZS (51) melakukan perjalanan dari stasiun Gambir Jakarta naik kereta api untuk menemui salah satu koleganya. Sesampainya di salah satu stasiun di Cilacap, ZS (51) kemudian naik ojek konvensional ke tempat penginapan.

“Bapak ZS bilang tidak ingat lokasi menginapnya, nama penginapannya, tidak ada kuitansi pembayarannya. Pada pagi harinya tanggal 5 Januari 2022 swab di RSPC, tujuan PCR mau terbang pulang ke Medan melalui bandara Yogyakarta. Sebelum hasil keluar sudah perjalanan ke Yogyakarta dijemput saudaranya. Hasil PCR positif, selanjutnya isolasi di Godean, Sleman di tempat Saudaranya. Kondisi baik, tanpa gejala,” jelas Bupati.

Pemkab Cilacap langsung bergerak cepat melakukan tracing kepada 12 orang yang melakukan kontak langsung dengan ZS (51) tersebut dan telah dikonfirmasi semuanya negatif Covid-19. “Sudah dilakukan tracing sebanyak 12 orang kontak langsung dengan ZS (51) termasuk tukang ojek yang mengantar dan tenaga medis yang menangani sudah di PCR dan hasilnya negatif,” ucapnya.

Kapolres Cilacap menambahkan bahwa Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap akan menyiapkan tempat isolasi terpadu (isoter) di Aula Diklat dengan kapasitas 50 tempat tidur dengan dilengkapi sarana penanganan lengkap bagi pasien positif Covid-19 varian Omricon.

“Omicron ini kita akan geser ke isoter, karena ini sangat riskan jika pengawasannya dengan isolasi mandiri karena omicron ini tidak boleh sama sekali bersinggungan dengan masyarakat lain karena penularannya sangat cepat. Jadi semoga bisa dimanfaatkan namun harapannya semoga tidak ada di Cilacap ini,” jelasnya.

Selain itu, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap menghimbau agar masyarakat Cilacap jangan lengah, tetap waspada, tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dan selalu menerapkan 5M. (hen)

Next Post

Bupati Cilacap Resmikan Gedung Baru Balai Desa Wanareja

Sel Jan 25 , 2022
CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji didampingi oleh Kepala Desa Wanareja Juhana lakukan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti dalam Peresmian Gedung Baru Balai Desa Wanareja di Kecamatan Wanareja pada Selasa (25/01/22). Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan selamat atas pembangunan Gedung Balai Desa Wanareja ini. Dengan adanya gedung kantor yang baru […]
Instagram
Telegram
WhatsApp