UPTD Metrologi Cilacap resmi beroperasi

0
590
image_pdfimage_print

HUMAS CILACAP. Menteri Perdagangan RI, Enggar Tiasto Lukito meresmikan 38 unit Metrologi Legal Kabupaten/kota se Indonesia, di Hotel El Royale Bandung, Kamis (06/12).

Kabupaten Cilacap merupakan salah  satu dari 38 Kabupaten/kota tersebut. Peresmian ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Menteri Perdagangan Enggar Tiasto Lukito disaksikan oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan Kepala Dinas Perdagangan, koperasi dan Ukm, Dian Arinda murni.

Unit Pelaksana Teknis Daerah Metrologi Legal Cilacap terletak di jalan dr. Sutomo Cilacap. Kantor UPTD Metrologi Legal, setelah diresmikan secara simbolis oleh Menteri Perdagangan sdh siap beroperasi.

Menurut Kepala DPKUKM, Dian Arinda Murni, Kantor UPTD Metrologi legal Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabuparen Cilacap, melakukan sejumlah pelayanan tera dan tera ulang. Ruang lingkup pelayanan meliputi alat ukur panjang, alat ukur gelas, bejana ukur, anak timbangan, dan alat ukur cairan dinamis.

UPTD Metrologi Cilacap sudah bisa melayani kegiatan tera/tera ulang untuk alat ukur takar timbang dan perlengkapannya (UTTP) mulai tanggal 21 juni 2018 setelah dikeluarkannya SKKPTTU  oleh direktorat Metrologi Bandung dan sudah melaksanakan kegiatan Pasar Tertib Ukur secara mandiri serta mendapatkan penghargaan yaitu di Pasar Pelem Gading dan sebelumnya sudah ada 2 pasar yg mendapatkan penghargaan Pasar Tertib Ukur yaitu pasar Sidodadi dan Pasar Sidareja.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam kesempatan tsb menyampaikan, dg diresmikannya Uptd Metrologi Legal Cilacap dilakukan dalam rangka utk perlindungan konsumsi, mendorong terciptanya usaha yg sehat, meningkatkan citra baik bagi masyarakat melalui jaminan kebenaran pengukuran.

Menurut Bupati, keberadaan  metrologi legal akan semakin mempercepat terciptanya perdagangan yg jujur, transparan, dan terwujudnya ketertiban dan kepastian hukum dlm pemakaian satuan ukur, standart satuan dan metode pengukuran alat, ukur, dan timbang. (Hromly)