13 Rumah Sakit di Cilacap Sepakat Tambah 150 Tempat Tidur Untuk Pasien Covid-19

0
81
Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam rapat koordinasi dengan Direktur Rumah Sakit se-Kabupaten Cilacap terkait Covid-19
image_pdfimage_print

CILACAP – Guna mendukung percepatan penanganan Covid-19, 13 Rumah Sakit di Kabupaten Cilacap sanggupi permintaan Bupati Tatto Suwarto Pamuji untuk menambah 150 tempat tidur bagi pasien Covid-19. Hal tersebut disepakati dalam rapat koordinasi dengan Direktur Rumah Sakit se-Kabupaten Cilacap terkait Covid-19 di ruang Prasandha Komplek Pendopo Wijayakusuma Cakti pada Kamis (15/7).

Rakor tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi, Kajari Tri Ari Mulyanto, Kapolres yang diwakili oleh Wakapolres Suryo Wibowo, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Wasi Ariyadi, serta Direktur ataupun perwakilan dari 13 Rumah Sakit di Kabupaten Cilacap.

Sekda Farid Ma’ruf menyampaikan bahwa penambahan tempat tidur di RS untuk penanganan Covid-19 melebihi dari target awal sehingga Pemkab Cilacap mengapresiasi semua RS di Kabupaten Cilacap yang sangat antusias membantu.

“Tadinya 626 sekarang menjadi 776, bertambah 150 tempat tidur. Target kita awalnya 109 tadi, ternyata kita berhasil mendapatkan 150 di 13 Rumah Sakit di Kabupaten Cilacap. Nantinya dari Kejari dan Polres akan mengecek secara teknis perihal penambahannya,” ucap Sekda.

Sesuai kesepakatan dengan Pemkab Cilacap maka disepakati bahwa RSUD Cilacap menambah 15 tempat tidur, RS Fatimah menambah 10 tempat tidur, RS Santa Maria menambah 17 tempat tidur, RS Aprillia menambah 31 tempat tidur, RS Aghisna Kroya menambah 10 tempat tidur, RS Aghisna Sidareja menambah 11 tempat tidur, RS Duta Mulya menambah 13 tempat tidur, RS Afdila menambah 13 tempat tidur, RS Raffa Majenang menambah 10 tempat tidur, RS Anissa menambah 10 tempat tidur, serta RS Priscilla menambah 10 tempat tidur.

“Senin diusahakan sudah bisa beroperasional, sekarang dipersiapkan lebih dulu. Penambahan ini untuk yang memiliki gejala yang cukup berat sehingga memerlukan perawatan. Jangan sampai ada warga yang meninggal lagi karena isoman tidak tersedia tempat tidur,” terangnya.

Dengan antusiasme RS di Kabupaten Cilacap dalam menyanggupi permintaan penambahan tempat tidur, Bupati menyampaikan terimakasih kepada 13 Rumah Sakit baik RS milik Daerah maupun RS Swasta yang menyanggupi untuk turut serta menyumbangkan perannya demi membantu Pemkab Cilacap menangani Covid-19.

“Rakor ini untuk mengevaluasi statement saya kemarin, tentang RS Swasta maupun Daerah yang tidak siap menyediakan tempat tidur untuk Covid-19 maka akan saya cabut ijinnya. Saya berterimakasih ternyata semua (Rumah Sakit) di Cilacap antusias untuk menambah tempat tidur untuk Covid-19. Setelah membangun bisnis di Cilacap mereka mau membantu Pemkab Cilacap perang melawan Covid-19,” terang Bupati. (hen)