Plt Dirjen P2P : Nomor 1 Kabupaten Cilacap

CILACAP – Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu beserta rombongan bersama dengan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji turun secara langsung meninjau pelaksanaan vaksin di Kabupaten Cilacap pada Sabtu (16/10).

Turut mendampingi peninjauan Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro, Kajari Cilacap Tri Ari Mulyanto, Wakil Ketua DPRD Purwanti, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap Pramesti Griana Dewi, para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap, perwakilan Forkopimda serta Forkopimcam.

Peninjauan pertama dilakukan di Puskesmas Cilacap Selatan II kemudian dilanjutkan kunjungan ke LP Permisan dan Pantai Kopasus bersama Forkompimda. Disela peninjauan, Plt Dirjen P2P menyampaikan bahwa transaksi vaksin tertinggi yang tercatat di data P2P yaitu Kabupaten Cilacap tertinggi seluruh Indonesia.

“Dari 10 besar tertinggi yang masuk P-Care, nomor 1 Kabupaten Cilacap. 32.000 lebih, luar biasa ini. Mudah-mudahan bulan ini tetap bertahan di 10 besar. Nanti Pak Menteri akan membawa sebagai bahan untuk Ratas Presiden karena ini adalah salah satu contoh percepatan yang dilakukan oleh Bupati kolaborasi lengkap dengan Forkopimda,” jelasnya.

Plt Dirjen P2P Kemenkes RI Maxi Rein Rondonuwu beserta rombongan bersama dengan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji beserta Forkopimda Cilacap turun secara langsung meninjau pelaksanaan vaksin

Plt Dirjen P2P memberi pengarahan dan dukungan kepada nakes yang bertugas

 

Plt Dirjen P2P juga mengatakan bulan November diharapkan capaian pemberian vaksinasi sudah mencapai angka 70%. “Dan itu kalau diikuti asesmen penilaian Covid-19, kemudian pelaksanaan vaksin untuk lansia sudah diatas 60%, bulan November (Kabupaten Cilacap) bisalah menjadi Level 1. Karena baru Kota Blitar, mudah-mudahan Cilacap bisa menyusul,” ucapnya.

Rombongan Ditjen P2P tiba di Cilacap pada Jumat (15/10) disambut oleh Bupati Cilacap beserta jajaran Forkopimda untuk beramah-tamah di Ruang Gadri Komplek Rumah Dinas Bupati. Selain itu, dilakukan juga penyerahan bantuan dari Ditjen P2P kepada Pemkab Cilacap berupa Antigen Covid-19 (Genbody) yang diserahkan secara langsung dari Plt Dirjen P2P kepada Bupati Cilacap.

Bupati mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan serta dukungan yang diberikan oleh Ditjen P2P kepada Pemkab Cilacap. Sehingga warga masyarakat Cilacap dapat lebih cepat menerima vaksin terutama untuk lansia.

“Terimakasih atas bantuan dan support yang telah diberikan. Kami senang sekali telah dibantu Pak Dirjen mulai dari saat meminta penambahan dosis vaksin hingga sekarang ini dapat melakukan kunjungan kerja di Cilacap. Semoga Cilacap dapat mencapai target vaksinasi seperti yang diharapkan,” ucapnya. (hen)

Plt Dirjen P2P menyerahkan bantuan dari Ditjen P2P untuk Pemkab Cilacap secara simbolis diserahkan kepada Bupati Cilacap

Plt Dirjen P2P bersama Bupati Cilacap melakukan pengecekan terhadap vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat Cilacap

 




Tingkatkan Service Excellence, Petugas Ketertiban Dan Penerima Tamu Ikuti Bimtek

CILACAP – Guna tingkatkan service excellence kepada para tamu Bupati, Wakil Bupati dan pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap, Pemkab Cilacap adakan Bimbingan Teknis Bagi Petugas Ketertiban Dan Penerima Tamu Non ASN Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap Tahun 2021. Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sumbowo di Fave Hotel pada Jumat (15/10).

Turut hadir dalam acara pembukaan tersebut Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan dan Protokol (Kompimpro) Buddy Haryanto serta Kepala Sub bagian Protokol Hati Tambah Pertiwi. Bimtek dilaksanakan 2 hari yaitu dari tanggal 15 – 16 Oktober 2021 dengan total peserta yang mengikuti sebanyak 21 orang serta diisi oleh 2 orang Narasumber.

Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum meminta kepada para peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya, agar nantinya dapat diterapkan pada tugas yang dilaksanakan secara langsung.

“Sehingga dengan bimtek ini mampu menambah wawasan, pengetahuan dan ketrampilan Saudara dalam pelayanan prima atau service excellence kepada para tamu Bupati, Wakil Bupati dan pejabat di  lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Cilacap. Dan pada akhirnya Saudara dapat menjadi SDM yang berkompeten,” ucapnya.

Selain itu, Asisten Administrasi Umum juga menyampaikan bahwa sektor pelayanan publik belum juga memenuhi tuntutan dan harapan serta keinginan masyarakat untuk memperoleh layanan yang berkualitas.

“Untuk itu, keberadaan Petugas Ketertiban Dan Penerima Tamu Non ASN Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap merupakan salah satu inovasi dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Kepala Bagian Kompimpro mengatakan bahwa pelayanan publik yang baik, merupakan salah satu indikator keberhasilan pemerintah, utamanya dalam mensejahterakan masyarakatnya. Hal tersebut juga merupakan impian dari Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji yang melatarbelakangi diadakannya bimtek.

“Pak Bupati ketika berkunjung ke istana negara melihat para penerima tamu dan petugas ketertiban disana yang sigap, tegap namun tetap humanis itu menjadi sebuah impian tersendiri. Bahwa Pak Bupati ingin penerima tamu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap bisa seperti penerima tamu dan petugas ketertiban di istana negara. Itu yang ingin kita wujudkan melalui bimtek ini,” terangnya. (hen)

Peserta Bimtek menerima materi dari Narasumber Ibu Erna

Peserta Bimtek menerima materi dari Narasumber Pak Siswanto

 

 

 

 

 

Para peserta bimtek berfoto bersama




Pengukuhan Pengurus Dekopinda Cilacap, Wabup : Koperasi Harus Bertransformasi Secara Digital

CILACAP – Dalam era revolusi industri 4.0, Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman mendukung adanya digitalisasi koperasi agar bertransformasi memanfaatkan teknlogi. Hal tersebut disampaikan dalam acara Pengukuhan Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah (DEKOPINDA) Kabupaten Cilacap Masa Bhakti Tahun 2021 – Tahun 2025 yang bertempat di Pendopo Wijayakusuma Cakti pada Jumat (15/10).

Wakil Bupati sangat mendukung terhadap kemajuan koperasi terutama di bidang teknologi yang kini sangat gencar pemanfaatannya dengan menggunakan sistem digital. Untuk itu, dengan adanya pengurus baru yang telah dilantik dapat terus menerapkan prinsip koperasi harus berada dan menyesuaikan dengan masyarakat.

“Koperasi harus bertransformasi, karena apa ? sekarang hampir semua orang menggunakan gadget. Informasi kaitannya dengan program keuangan, ekonomi baik yang syariah atau secara umum sangat cepat diterima oleh masyarakat. Pinjaman online merebak dimana-mana padahal dengan bunga yang besar, dari situlah digitalisasi koperasi harus didorong,” jelasnya.

Oleh karena itu, menyadari akan pentingnya peran koperasi tersebut maka koperasi-koperasi yang ada harus dikondisikan untuk menjadi koperasi yang sehat dan dinamis. Artinya koperasi yang dibangun adalah koperasi yang sehat usaha dan sehat manajemennya, serta mampu bersaing dengan sektor ekonomi lainnya.

“Saya berharap, agar selalu terjadi sinergi yang positif antara upaya yang dilakukan oleh gerakan koperasi dan pemerintah, sehingga koperasi menjadi kuat dan mampu meningkatkan perannya dalam mendorong pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat dan tetap menjadi salah satu soko guru perekonomian nasional,” terangnya.

Ketua Dekopinda Cilacap Djumadi menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemkab Cilacap serta masyarakat terhadap Koperasi di Cilacap. “Oleh karena itu dengan terbentuknya susunan pengurus yang baru, kami mohon dukungan agar dapat mengemban amanah ini hingga tahun 2025,” ucapnya.

Selain itu, Ketua Dekopinwil Jawa Tengah Walid mengatakan bahwa pengukuhan Dekopinda Cilacap Tahun 2021 merupakan sejarah karena pertama kalinya dilakukan pengukuhan dan dihadiri oleh para pejabat. Disebutkan juga bahwa Koperasi di Cilacap sudah cukup bagus hingga dapat dijadikan contoh untuk daerah lain.

“Kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan mudah-mudahan dinamika yang bagus di Cilacap terus dipertahankan sehingga Koperasi bisa membantu mewujudkan cita-cita dan visi ekonomi di Cilacap. Kalau memungkinkan, tahun depan Hari Koperasi Wilayah Provinsi Jawa Tengah diadakan di Cilacap. Mudah-mudahan kita bisa wujudkan karena nantinya bisa menjadi semangat yang luar biasa jika dapat ditampilkan disini,” ungkapnya.

Dilakukan upacara pengukuhan terhadap para anggota dengan membacakan ikrar dan penyerahan bendera lambang Koperasi dari Ketua Dekopinwil Jawa Tengah kepada Ketua Dekopinda Cilacap. Wakil Bupati juga memberikan selamat kepada para pengurus terlantik. (hen)

Pengukuhan terhadap para anggota dengan membacakan ikrar dan penyerahan bendera lambang Koperasi dari Ketua Dekopinwil Jawa Tengah kepada Ketua Dekopinda Cilacap

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman memberikan selamat kepada para anggota yang telah dikukuhkan




Pemotongan Pita Jalan Baru, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 Desa Wringinharjo Berhasil 100%

CILACAP – Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman bersama Forkopimda lakukan peninjauan serta pemotongan pita sebagai simbolis diresmikannya jalan yang telah selesai dibangun 100% di Desa Wringinharjo. Hal tersebut dilakukan dalam rangkaian kegiatan Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 Desa Wringinharjo pada Kamis (14/10).

Selain itu, Wakil Bupati bersama Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Afandi juga lakukan Penandatanganan Berita Acara Hasil Kegiatan dan Penandatanganan Prasasti di Balai Desa Wringinharjo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kajari Cilacap Tri Ari Mulyanto, Wakapolres Cilacap Suryo Wibowo, Wakil Ketua DPRD Saiful Musta’in, para pejabat Pemkab Cilacap serta unsur Forkopimcam Gandrungmangu.

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman bersama Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Afandi lakukan Penandatanganan Berita Acara Hasil Kegiatan

Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman bersama Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Afandi juga lakukan Penandatanganan Prasasti

 

 

 

 

 

 

Disela peninjauan, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi karena pelaksanaan TMMD Desa Wringinharjo telah berhasil mencapai target dan sasaran yang telah direncanakan sehingga meningkatkan roda perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mewakili Bupati menyampaikan terimakasih kepada Kodim 0703 Cilacap serta masyarakat Wringinharjo yang luar biasa baik kegiatan fisik maupun non fisik. Ini menjadi semangat bagi Pemerintah Daerah untuk bersinergi bersama seluruh elemen masyakarat, BUMN, BUMD serta lembaga lainnya untuk bersama – sama ikut membangun Cilacap. Dengan adanya TMMD ini mempercepat pembangunan di masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan yang telah tercapai selama pelaksanaan TMMD Desa Wringinharjo yaitu meliputi pembangunan rabat beton jalan sepanjang 615×3 m, pembangunan jembatan dengan volume sepanjang 10×4 m, Pembangunan talud sepanjang 28 m, dan pembangunan MCK 1 unit. Dilakukan juga rehab RTLH dari BAZNAS Cilacap 5 unit serta rehab RTLH PT Pelindo Cabang Tanjung Intan 2 unit.

Dandim 0703/Cilacap berharap dengan adanya kegiatan TMMD ini, masyarakat di pedesaan yang tertinggal dapat lebih terbantu dari berbagai aspek terutama pada masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Selain itu juga mampu membuka daerah terisolir dan mempersempit kesenjangan antar wilayah.

“Alhamdulillah sejak 15 September – 14 Oktober TMMD Desa Wringinharjo telah terlaksana dengan hasil 100%. Banyak hal – hal yang sangat positif dari kegiatan ini yang dapat dikembangkan. Selain itu kita juga akan meningkatkan kuantitas, jika tahun 2021 ini pelaksanaan TMMD dilakukan 3 kali nanti tahun 2022 – 2023 akan dilakukan 4 kali,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan-bantuan dari Dinas dan Instansi dalam Tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat Desa Wringinharjo. Dilakukan juga penabuhan kentongan oleh jajaran Forkopimda sebagai simbolis ditutupnya kegiatan tersebut. (hen)

Penabuhan kentongan oleh jajaran Forkopimda sebagai simbolis ditutupnya kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2021 Desa Wringinharjo

Penyerahan bantuan-bantuan dari Dinas dan Instansi dalam Tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat Desa Wringinharjo




Prioritaskan Lansia dan Pelajar, Pemkab Cilacap Suntikkan 20.000 Dosis Per Hari

CILACAP – Untuk capai 80% angka pemberian vaksin hingga akhir tahun 2021, Pemkab Cilacap targetkan 20.000 dosis vaksin disuntikkan setiap harinya kepada seluruh masyarakat Cilacap khususnya diutamakan untuk para lansia dan pelajar.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi disela kegiatan peninjauan vaksin daerah Cilacap Barat bersama Bupati Tatto Suwarto Pamuji yang bertempat di SMP Negeri 2 Dayeuhluhur, Pendopo Kecamatan Majenang dan Rumah Sakit Umum Duta Mulya Majenang.

“Hingga hari Senin (11/10) kemarin kita sudah mencapai angka 30%, masih cukup panjang perjuangan kita untuk mencapai target akhir tahun 80%. Se-Kabupaten Cilacap kita targetkan setiap hari 20.000 dosis di minggu ini, sehingga sampai sabtu nanti kita minimal bisa berikan 120.000 dosis,” jelasnya.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji menyapa para pelajar yang tengah menunggu untuk mendapatkan giliran vaksin dalam kegiatan peninjauan di SMP N 2 Dayeuhluhur

Bupati menyampaikan bahwa senjata untuk perang melawan Covid-19 adalah dengan cara vaksin. Dengan angka Covid-19 di Kabupaten Cilacap yang sudah cukup menurun, masyarakat tidak boleh lengah. Harus terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan juga menerima vaksin sebagai tameng.

“Vaksin ini adalah senjata untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Saya minta, semua warga di Cilacap harus vaksin terutama lansia dan pelajar. Kemudian setelah vaksin bukan berarti kebal dari Covid-19, paling tidak sudah meningkatkan imun dan pertahanan untuk melawan Covid-19,” pesan Bupati.

Dalam minggu ini, Bupati juga menyatakan akan memimpin dan turun langsung bersama Forkopimda Kabupaten Cilacap meninjau pelaksanaan vaksin di seluruh Kecamatan di Kabupaten Cilacap agar sesuai dengan target yang sudah ditentukan.

“Untuk vaksin dalam minggu ini, saya turun sebagai Panglima Covid-19 di Cilacap. Saya turun langsung ke lapangan, bersama Kapolres, Dandim, Danlanal semua Forkopimda dan pejabat di Cilacap semua turun tidak boleh libur,” tegasnya.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Wakapolres Cilacap Kompol Suryo Wibowo, Camat Dayeuhluhur Aji Pramono, Camat Majenang Iskandar Zulkarnain, jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap serta unsur Forkopimcam dan tenaga medis. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji lakukan pembinaan dan menyampaikan beberapa pesan agar tetap taat prokes kepada warga masyarakat yang tengah menunggu untuk mendapatkan vaksin

Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Wakapolres Suryo Wibowo menyaksikan salah seorang pelajar disuntikkan vaksin sembari diberikan semangat agar tetap taat prokes




222.000 Dosis Vaksin Pfizer Siap Disuntikkan, Bupati : Cilacap Harus Zona Hijau

CILACAP – Dalam rangka percepatan vaksinasi dan untuk membentuk herd immunity, sebanyak 222.000 dosis vaksin jenis Pfizer siap disuntikkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Cilacap. Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap lakukan peninjauan pelaksanaan vaksin di SMP Muhammadiyah 1 Cilacap, RS Aprilia, dan Puskesmas Cilacap Selatan II pada Senin (11/10).

Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro mengatakan bahwa pelaksanaan vaksin tersebut merupakan tindak lanjut dari permintaan penambahan dosis vaksin dari Pemkab Cilacap bersama dengan jajaran Forkopimda kepada Kementerian Kesehatan RI pada Senin (04/10) lalu.

“Alhamdulillah dari Kemenkes direalisasikan kurang lebih 222.000 vaksin jenis Pfizer dan itu vaksin yang bagus. Nah ini kita upayakan dalam minggu ini bisa selesai untuk mengejar herd immunity di Cilacap sehingga kasus aktif bisa menurun. Jadi silahkan yang belum vaksin karena sudah tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji memberikan wejangan kepada masyarakat penerima vaksin

Selain 222.000 dosis vaksin Pfizer, Pemkab Cilacap juga menerima 30.000 dosis vaksin AstraZeneca sehingga total vaksin yang diterima yaitu 252.000 dosis. Bupati mengatakan prioritas dalam pelaksanaan vaksin ini yaitu untuk lansia dan pelajar.

“Prioritas yaitu untuk lansia karena yang meninggal karena Covid-19 kebanyakan lansia, kemudian pelajar karena sekarang sudah mulai pembelajaran tatap muka sehingga untuk adaptasi. Setelah itu adalah untuk masyarakat umum,” ucapnya.

Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Cilacap membutuhkan 3juta dosis vaksin secara keseluruhan. Pencapaian vaksin menurut data Dinkes Cilacap hingga minggu lalu adalah 29%. “Saya targetkan sampai akhir tahun dapat mencapai 80% dan Cilacap harus zona hijau,” tegasnya.

Turut hadir dalam peninjauan pelaksanaan vaksin tersebut Dandim 0703 Cilacap Letkol Inf Andi Afandi, Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi, Ketua Pengadilan Agama Cilacap Saefuddin Turmudzy, jajaran Pejabat Pemkab Cilacap serta perwakilan Forkopimda dan Forkopimcam. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Forkopimda melihat vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat




Guna Wujudkan Service Excellent, Bupati Luncurkan Sistem Digitalisasi di RSUD Cilacap

CILACAP – Dalam pemanfaatan teknologi pada era revolusi industri 4.0 dan pandemi Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilacap lakukan Launching Strategi Mewujudkan Service Excellent Melalui Sistem Digitalisasi. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji hadir secara langsung pada acara yang bertempat di Aula Gedung A Lantai 3 RSUD Cilacap pada Jumat (8/10) tersebut.

Bupati menyampaikan bahwa rumah sakit di masa mendatang akan semakin kompetitif di era digitalisasi, karena masyarakat semakin mudah dalam mengakses informasi sehingga pengembangan sistem digitalisasi harus mampu memberikan manfaat untuk lebih memudahkan dan mendekatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat.

“(Proyek ini adalah) untuk menjawab tantangan jaman, kalau sekarang RSUD hanya biasa – biasa saja maka akan ditinggalkan oleh pasiennya, oleh masyarakat. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana mewujudkan service excellent di era modern, maka mau tidak mau RSUD harus meningkatkan pelayanannya salah satunya dengan sistem digitalisasi ini,” terangnya.

Melalui sistem digitalisasi yang dikembangkan saat ini, diharapkan agar RSUD Cilacap sebagai instansi pelayanan publik di bidang kesehatan benar-benar terwujud dan terimplementasikan dalam pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Nantinya pelayanan ini yang menilai adalah masyarakat, harapannya adalah mendapat respon baik dari masyarakat. Besok kalau ada hal – hal kurang baik, laporkan ke saya. Nanti akan dilakukan tindak lanjut dengan evaluasi,” kata Bupati.

Direktur RSUD Cilacap Moch Ichlas Riyanto menyampaikan bahwa pihak RSUD Cilacap memang telah berkomitmen bahwa pelayanan kepada masyarakat memang sangat perlu ditingkatkan sehingga nantinya sistem digitalisasi yang telah di launching pun akan terus dilakukan pengembangan.

“Jadi tidak hanya satu aspek yang dikembangkan namun juga layanan – layanan lain. Jika sebelumnya pendaftaran hanya bisa dilakukan dengan datang langsung ke loket pendaftaran kemudian menimbulkan antrian panjang, dengan adanya sistem digitalisasi ini akan mempermudah. Jadi tidak perlu lagi mengantri dan lebih efisien waktu serta mengurangi kerumunan,” jelasnya.

Dengan adanya perubahan sistem pendaftaran tersebut, Direktur RSUD Cilacap akan melakukan sosialiasi lebih lanjut kepada masyarakat yang akan mendaftar agar melakukan pemesanan 1 hari sebelumnya melalui reservasi digital.

“Memang kendalanya adalah masyarakat belum terbiasa dengan sistem pemesanan 1 hari sebelumnya karena biasanya mereka melakukan pendaftaran langsung pada hari itu di loket pendaftaran. Namun kami akan terus memaksimalkan dan menginformasikan bahwa dengan sistem digital ini lebih memudahkan jadwal dan waktu untuk berobat,” terang Direktur RSUD Cilacap.

Dalam acara tersebut dilakukan juga Penandatanganan MoU antara RSUD Cilacap dengan pihak BPD Bank Jateng, BRI dan BNI terkait dengan pembayaran melalui sistem digitalisasi tersebut. Penandatanganan disaksikan oleh Bupati Cilacap dan Sekretaris Daerah Cilacap Farid Ma’ruf.

Acara ditutup dengan penekanan tombol sebagai tanda diresmikannya sistem digitalisasi di RSUD Cilacap yang dilakukan oleh Bupati didampingi oleh Direktur RSUD Cilacap, Sekretaris Daerah Cilacap, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap Pramesti Griana Dewi, Asisten Pemerintahan dan Kesra Dian Setiabudi, serta jajaran Pimpinan BPD Bank Jateng, BRI dan BNI. (hen)

Penandatanganan Kerjasama antara RSUD Cilacap dengan pihak BPD Bank Jateng, BRI dan BNI serta disaksikan oleh Bupati Cilacap dan Sekretaris Daerah Cilacap Farid Ma’ruf




Bupati Buka Pelaksanaan SKD CPNS dan Selkom PPPK Non Guru Kabupaten Cilacap 2021

CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji membuka pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Non Guru di Kabupaten Cilacap Tahun 2021. Pembukaan yang ditandai dengan pemotongan pita tersebut bertempat di Laboratorium Riset Undiversitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto pada Kamis (7/10).

Dalam laporan pelaksanaan yang disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Warsono, peserta seleksi berjumlah total 5953 orang dengan rincian 5360 orang peserta SKD CPNS dan 593 orang peserta Selkom PPPK Non Guru.

“Pelaksanaan SKD CPNS akan berlangsung selama 8 hari dari tanggal 7 – 14 Oktober 2021, kemudian pelaksanaan Selkom PPPK Non Guru akan berlangsung selama 1 hari pada tanggal 18 Oktober 2021. Dalam satu hari akan dibagi menjadi 3 sesi pelaksanaan tes dengan masing – masing sesi diikuti oleh 250 peserta,” terangnya.

Bupati menyampaikan bahwa penerimaan CPNS dan PPPK ini merupakan salah satu upaya Pemkab Cilacap untuk memenuhi kebutuhan aparatur di lingkungan Kabupaten Cilacap sekaligus untuk mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka pelayanan umum di Kabupaten Cilacap.

“Selama 12 tahun saya menjadi Bupati, seleksi ini merupakan yang paling demokratis, jujur, terbuka, transparan dan akuntabel. Ini sangat luar biasa karena tidak ada campur tangan dan sepenuhnya wewenang dari pusat melalui CAT. Maka dari itu dalam pengerjaan harus teliti dan cermat, yang paling penting adalah berdoa,” jelasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa tidak ada satu orangpun meskipun dengan jabatan tertinggi sekalipun yang dapat membantu dalam kelolosan seleksi kompetensi pada penerimaan CPNS dan PPPK di Kabupaten Cilacap.

“Saya peringatkan sekali lagi bahwa tidak ada calo mencalo. Tidak ada titip – titipan, sekalipun itu Presiden, Menteri, Gubernur, Bupati, itu tidak ada. Jika ada yang memberi iming – iming ingin lulus bayar atau bisa titip, itu hoax jangan sampai tertipu. Sekali lagi saya berpesan percaya pada diri sendiri, jangan tegang terus berdoa. InsyaAllah lulus,” ucapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor II Unsoed Hibnu Nugroho, Kepala BPPKAD Achmad Fauzi, Kepala Disdukcapil Annisa Fabriana, Kepala Dinas P dan K Sadmoko Danardono, Kepala Diskominfo M. Wijaya, serta jajaran Kepala Bagian Setda Kabupaten Cilacap. Pelaksanaan seleksi dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. (hen)




Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Pemkab Cilacap Terima Piagam Penghargaan dari Kemenkeu RI

CILACAP – Kementerian Keuangan RI berikan Piagam Penghargaan kepada Pemkab Cilacap yang telah berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak 5 kali berturut-turut selama 10 Tahun. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah Ahmad Heryawan kepada Bupati Tatto Suwarto Pamuji di Pendopo Wijayakusuma Cakti pada Rabu (6/10).

Kabid PPA II Kanwil DJPb Jateng menyampaikan selamat serta rasa syukur karena Pemkab Cilacap dinilai telah berhasil mencapai prestasi yang cukup bagus yakni dalam hal pengelolaan keuangan karena visi misi Bupati yang dikelola dengan baik sehingga meraih opini WTP.

“Jadi perencanaan dari visi misi Bupati telah diterjemahkan dengan baik secara aturan dan penuh keyakinan sehingga sekarang menjadi WTP. Itulah hal luar biasa yang telah dilakukan Bupati dan jajarannya sehingga opini WTP di Kabupaten Cilacap dari tahun ke tahun terus membaik,” terangnya.

Selain penyerahan Piagam Penghargaan, dilakukan pula penyerahan Catatan Progress Penyaluran Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK) Fisik dan Dana Desa serta Government Finance Statistics (GFS) dari KPPN Cilacap.

“Kami sampaikan untuk progres DAK fisik juga sangat bagus di tahun 2021 ini mencapai 35%. Kemudian untuk dana desa juga lumayan bagus sudah mencapai 77%. Disini Cilacap turut mendukung Jawa Tengah untuk dana desa karena Jawa Tengah itu tertinggi di Indonesia,” ucapnya.

Kabid PPA II Kanwil DJPb Jateng juga memberikan apresiasi kepada Kabupaten Cilacap karena merupakan Kabupaten tercepat dalam Perdes APBDes Tahun 2021.

“Dimana Cilacap 18 Januari 2021 paling cepat kemudian paling akhir adalah 10 Februari 2021. Sangat cepat ini, yang lain belum tetapi Cilacap luar biasa. Kemudian disampaikan juga untuk tahun 2022 ada percepatan APBDes bisa untuk ditingkatkan lagi,” ungkapnya.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan terimakasih kepada Kemenkeu RI atas apresiasi yang diberikan kepada Kabupaten Cilacap karna telah meraih WTP 5 kali berturut-turut.

“Kepada Pak Sekda beserta jajaran, saya berterimakasih. Dulu WTP itu sangat sulit sekali namun sekarang berhasil mendapat penghargaan. Ini menjadi motivasi untuk Cilacap ke depan semoga lebih baik lagi,” ucapnya. (hen)

Penyerahan Catatan Progress Penyaluran Dana Alokasi Khusus Fisik (DAK) Fisik dan Dana Desa serta Government Finance Statistics (GFS) dari KPPN Cilacap




Desa Rungkang Raih Hadiah Utama Mobil Pick-Up Gebyar Doorprize PBB-P2 Tahun 2021

CILACAP – Gebyar Doorprize Pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Cilacap tahun 2021 Tingkat Kabupaten digelar di Pendopo Wijayakusuma Cakti pada Rabu (6/10). Desa Rungkang Kecamatan Gandrungmangu berhasil mendapatkan hadiah utama berupa Mobil Pick-Up yang diundi langsung oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji .

Turut hadir serta mendampingi Bupati dalam pengundian Hadiah Utama dalam acara tersebut Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Pimpinan Bank Jateng Cabang Cilacap Siti Nafisah, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Achmad Fauzi. Selain itu hadir pula para Asisten Sekda, jajaran Pejabat Pemkab Cilacap, para Camat serta Kepala Desa dan Lurah.

Dalam laporannya, Kepala BPPKAD menyampaikan perincian berbagai macam hadiah pada Gebyar Doorprize PBB-P2 untuk desa/kelurahan tingkat Kabupaten sebanyak total 21 unit yaitu berupa 1 unit Mobil Pick-Up, 5 unit Sepeda Motor, 7 unit TV 32 inch dan 8 unit Kulkas Dua Pintu.

Sementara untuk wajib pajak setiap Kecamatan sebanyak total 192 unit dengan rincian 20 unit Sepeda Motor, 24 unit TV 32 inch, 24 unit Kulkas Dua Pintu, 24 unit Kulkas Satu Pintu, 24 unit Blender, 24 unit Magic Com, 24 unit Dispenser dan 24 unit Kompor Gas.

Kepala BPPKAD menyampaikan tujuan penyelenggaraan Gebyar Doorprize yaitu untuk memberikan motivasi dan meningkatkan kesadaran bagi wajib pajak untuk melakukan pelunasan lebih awal atas PBB-P2.

“Selain itu untuk memberikan motivasi dan apresiasi kepada aparat pemungut PBB-P2 di tingkat desa/kelurahan dalam menjalankan tugasnya setelah melakukan implementasi transaksi non tunai untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Bupati berharap dengan diadakannya kegiatan ini  mampu memotivasi para wajib pajak lainnya agar dapat melaksanakan kewajibannya dengan semakin baik lagi, sehingga pendapatan daerah dari sektor pajak ini akan terus meningkat lagi dari tahun ke tahun.

“Dengan adanya pandemi Covid-19, perekonomian terpuruk sehingga Pemkab Cilacap melakukan berbagai macam upaya agar ekonomi tumbuh kembali.  Terimakasih saya sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Cilacap yang sudah taat membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan  Perkotaan.  Dengan giatnya masyarakat membayar pajak, maka masyarakat pula yang akan merasakan langsung hasil-hasil pembangunan di Kabupaten Cilacap,” ucapnya.

Pada acara tersebut dilakukan pula Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Integrasi dan Digitalisasi Pelayanan Pajak dan Retribusi melalui Central Billing System (CBS) antara Pemkab Cilacap dan Bank Jateng Cabang Cilacap.

Sebelumnya juga telah digelar Gebyar Doorprize di 4 eks distrik di Kabupaten Cilacap yaitu eks Distrik Majenang, eks Distrik Sidareja, eks Distrik Jeruklegi, serta eks Distrik Kroya. Untuk eks Distrik Kota digabung menjadi satu acara sekaligus dengan Gebyar Doorprize PBB-P2 tingkat Kabupaten. (hen)

Bupati Tatto Suwarto Pamuji memberikan hadiah utama secara simbolis berupa kunci mobil kepada Camat eks Distrik Sidareja sebagai perwakilan penerima

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Integrasi dan Digitalisasi Pelayanan Pajak dan Retribusi melalui Central Billing System (CBS) antara Pemkab Cilacap dan Bank Jateng Cabang Cilacap disaksikan oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji serta Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf