28 September 2022

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji resmi melantik dan mengambil sumpah sebanyak 307 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Jumat (05/08/22) di Pendopo Wijayakusuma Cakti.

CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji resmi melantik dan mengambil sumpah sebanyak 307 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap pada Jumat (05/08/22) di Pendopo Wijayakusuma Cakti.

Adapun pejabat Eselon II yang telah dilantik yaitu Mohamad Wijaya sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah, Supriyanto sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Achmad Fauzi sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Warsono sebagai Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, serta Budi Santosa sebagai Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah.

Penandatanganan Berita Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap

Dalam sambutannya, Bupati Cilacap menyampaikan ucapkan selamat kepada para Pejabat terlantik dan diharapkan dengan kepercayaan yang diberikan, akan diimbangi dengan peningkatan kinerja, dedikasi dan loyalitas. Bupati juga berpesan kepada para pejabat yang diberikan kenaikan jabatan untuk bekerja dengan sebaik-baiknya.

“Pesan bagi para terlantik, Saya ucapkan selamat kepada yang naik jabatan. Semoga dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya karena ini amanah. Jadi cintailah pekerjaanmu, jika mencintai pekerjaan maka besok insyaAllah sukses,” ucapnya.

Bupati Cilacap juga menjelaskan perihal adanya pergeseran jabatan merupakan hal yang wajar terjadi dalam Pemerintahan untuk memberikan penyegaran terhadap posisi yang telah lama ditempati.

“Ada pergantian maupun pergeseran, itu adalah sementara untuk kesegaran, agar semangat kembali karena mungkin sudah lama ditempat itu. Jadi bukan karena masalah kinerja, selama ini semua kerja baik, semangat dan profesional,” jelasnya.

Terkait posisi yang masih kosong, Bupati Cilacap mengatakan bahwa masih akan diadakan seleksi assessment atau bidding dan nantinya akan menjadi penentuan dalam memilih terbaik untuk mengisi posisi tersebut.

“(Proses asesmen) tidak lama, karena posisi kosong kan tidak boleh terlalu lama, harus diisi memang. Saya mengutamakan anak-anak muda, karena masih sehat dan semangat jadi mempunyai ide-ide kreatif, inovatif dan semangat belajarnya tinggi. Yang tua tetap ada karena mempunyai pengalaman, tetapi Saya sedang mempersiapkan yang muda untuk mau belajar,” ucapnya. (hen)