Bupati : Takbir Dan Sholat Idul Adha Dirumah Saja

0
406
Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Forkopimda dalam Rapat Persiapan Hari Raya Idul Adha 1442 H dimasa PPKM Darurat
image_pdfimage_print

CILACAP – Dengan mempertimbangkan kondisi Pandemi Covid-19 di Cilacap yang masih tinggi serta masih dalam pelaksanaan PPKM Darurat, Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Forkopimda sepakat bahwa Pelaksanaan Takbir dan Sholat Idul Adha 1442H/2021 yang akan dilaksanakan pada Selasa (20/7) mendatang untuk dilakukan dirumah masing-masing.

“Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Cilacap dan Forkopimda, hari ini disepakati bahwa Sholat Idul Adha besok tanggal 20 Juli dilakukan dirumah. Sekali lagi, sholat Idul Adha dilakukan dirumah. Takbir juga hanya boleh dilakukan dirumah, tidak ada takbir keliling,” tegas Bupati dalam acara Rapat Persiapan Hari Raya Idul Adha 1442 H dimasa PPKM Darurat pada Jumat (16/7) di ruang Prasandha.

Turut hadir dalam rapat tersebut Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap Imam Tobroni, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap. Dalam rapat tersebut juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama Pelaksanaan PPKM Darurat dalam Perayaan Ibadah Idul Adha yang dilakukan oleh Bupati, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap beserta Forkopimda.

Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama Forkopimda lakukan penandatanganan kesepakatan bersama Pelaksanaan PPKM Darurat dalam Perayaan Ibadah Idul Adha 2021

Bupati juga menyampaikan bahwa pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban diperbolehkan untuk dilaksanakan pada 11, 12, 13 Dzulhijjah. Pelaksanaan penyembelihan juga dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan tidak diperbolehkan adanya kerumunan pada saat penyembelihan.

“Qurban nantinya akan dibentuk panitia. Tidak boleh ada antrian, dan harus diantar ke penerima melalui RT, RW dan juga takmir masjid. Nanti saya minta Camat serta Forkopimcam untuk memantau secara langsung pelaksanaannya. Untuk alat penyembelihan juga tidak boleh digunakan secara bergantian. Dan yang terpenting, pelaksanaan penyembelihan dilakukan bukan pada Hari H, tetapi dari H+1 sampe H+3,” ucapnya.

Terkait pelaksanaan PPKM Darurat yang akan berakhir pada Selasa (20/7) mendatang, Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menyampaikan bahwa belum ada kepastian akan diperpanjang atau tidak karena masih menunggu instruksi dari Pemerintah Pusat.

“Ini masih digodog dari Pemerintah Pusat dan kita juga masih menunggu instruksi. Kita berdoa bersama dan berusaha semaksimal mungkin agar PPKM Darurat khususnya di Cilacap berhasil sehingga kita berharap tidak diperpanjang. Dengan cara kita sudah mewujudkan disiplin dari masyarakat yaitu dengan vaksin,” jelasnya.

Pembatasan pelaksanaan Idul Adha ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 Tentang PPKM Darurat Covid-19 di Pulau Jawa Dan Bali, dan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 Tentang Peniadaan Sementara Peribadatan Di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Petunjuk Tekhnis Pelaksanaan Kurban Tahun 1442 H/ 2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. (hen)