9 Februari 2023

Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Walikota Medan Bobby Nasution, dan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua menandatangani Kesepakatan Bersama Penyederhanaan Prosedur Penyaluran BBM Bersubsidi untuk Nelayan disaksikan Kepala KSP Moledoko dan Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI Febry Calvin Tetelepta.

JAKARTA – Sebagai tindak lanjut dari Rapat Koordinasi (Rakor) Kantor Staf Presidan (KSP) di Batam pada 24 Juni 2022, dilaksanakan penandatanganan Kesepakatan Bersama Penyederhanaan Prosedur Penyaluran BBM Bersubsidi untuk Nelayan.

Penandatanganan dilaksanakan oleh Bupati Cilacap H. Tatto Suwarto Pamuji, Walikota Medan Bobby Nasution, dan Bupati Maluku Tengah Tuasikal Abua di ruang kerja Kepala KSP Mooldoko pada Selasa (26/7/22). Turut hadir dan menyaksikan penandatanganan adalah Deputi I Kepala Staf Kepresidenan RI Febry Calvin Tetelepta.

Penandatangan dilakukan sebagai upaya menyederhanakan prosedur penyaluran bahan bakar minyak atau BBM jenis solar bersubsidi untuk nelayan. Upaya ini juga untuk merespons persoalan seretnya solar bersubsidi bagi nelayan di sejumlah wilayah yang menjadikan masalah krusial bagi perikanan tangkap.

Seperti dikutip dari republika.co.id, persoalan penyaluran BBM bersubsidi untuk nelayan kecil menjadi salah satu isu yang dibahas dalam Rakor KSP bersama kementerian/lembaga di Batam Kepulauan Riau. Hal ini merupakan tindak lanjut amanah Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas 17 April 2020, terkait percepatan pemenuhan akses BBM bersubsidi untuk nelayan kecil.

Pada Rakor KSP tersebut, Moeldoko menyampaikan bahwa untuk memenuhi akses BBM bersubsidi bagi nelayan kecil, KSP mendorong kementerian/lembaga melakukan percepatan Kartu Pelaku Usaha Bidang Kelautan dan Perikanan (KUSUKA). Sebab, di dalam KUSUKA sudah terinput data-data nelayan, yang bisa menjadi pedoman untuk penentuan, dan pengalokasian BBM bersubsidi.

“Ini tidak hanya mengoptimalkan penyerapan kuota BBM bersubsidi, tapi penyalurannya juga akan tepat sasaran. KUSUKA itu by name by address, NIK, dan ukuran kapalnya juga terdata di kartu,” jelas Moeldoko.

Lebih lanjut Moeldoko menyampaikan bahwa nelayan tidak lagi kesulitan mengurus surat rekomendasi dan lampiran-lampirannya. “Jika mereka membeli BBM tinggal menunjukkan kartu KUSUKA saja,” kata Moeldoko.

Bupati Cilacap berharap dengan adanya penandatanganan kesepakatan bersama ini akan menyelesaikan permasalahan nelayan yaitu dalam memperoleh BBM jenis solar bersubsidi.

“Semoga upaya ini akan menyelesaikan masalah nelayan dalam memperoleh solar, apalagi pemerintah saat ini telah mengeluarkan program KUSUKA khusus bagi nelayan,” kata Bupati usai penandatanganan.

Kepala KSP Moeldoko berfoto bersama usai penandatanganan.