Gong Ditabuh, TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2021 di Desa Wringinharjo Dimulai

0
69
Bupati Tatto Suwarto Pamuji didampingi Forkopimda Kabupaten Cilacap menabuh gong sebagai tanda dibukanya kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021 di Desa Wringinharjo
image_pdfimage_print

CILACAP – Bupati Tatto Suwarto Pamuji didampingi Forkopimda Kabupaten Cilacap menabuh gong sebagai tanda dibukanya kegiatan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021 di Desa Wringinharjo Kecamatan Gandrungmangu pada Rabu (15/9).

Pembukaan diawali dengan penandatanganan naskah proyek TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021 yang dilakukan oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama dengan Dandim 0703/Cilacap Andi Affandi. Kemudian acara ditutup dengan penyerahan bantuan-bantuan dari Dinas dan Instansi dalam Tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat Desa Wringinharjo.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa TMMD merupakan salah satu upaya untuk merawat, menjaga, dan melestarikan kebersamaan serta kegotong-royongan untuk mengatasi persoalan-persoalan yang ada dalam masyarakat saat ini.

“Karena tidak mungkin, hanya mengandalkan peran pemerintah pusat saja, TNI/Polri saja, atau Pemerintah Daerah saja dalam mengatasi permasalahan dalam kehidupan masyarakat. Semua harus bersinergi serta bekerjasama untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut,” ucapnya.

Menurut Bupati, berbagai pembangunan sarana prasarana perdesaan dari pelaksanaan TMMD selama ini telah dapat dinikmati oleh warga desa. Begitupun upaya pemberdayaan telah berhasil  memperkuat semangat masyarakat dalam menggali dan mengelola potensi desanya agar makin maju dan mensejahterakan.

“Melalui TMMD ini, mari kita optimalkan berbagai program kegiatan lintas sektoral guna membantu penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan penyelesaian berbagai permasalahan kita lainnya. Mari kita sukseskan program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan Bangga Mbangun Desa,” pesannya.

Dandim 0703/Cilacap menjelaskan sasaran fisik dari TMMD ini terbagi menjadi 4 yaitu pembuatan jembatan, pembuatan jalan berupa pembetonan sepanjang 615 meter dengan lebar 3 meter, pembuatan talud serta pembuatan MCK.

“Satu hal yang pasti, bahwa hal ini tidak hanya dimaknai dalam bentuk rutinitas tapi pembangunan TNI bersama rakyat itu pasti bukan hanya jargon ataupun hanya tagline saja. Sehingga tantangan kita kedepan semakin banyak terutama Cilacap kini dalam masa PPKM Level 2 adalah agar degup ekonomi terus berjalan. Kita harus kompak, together we can, together we strong,” jelasnya.

Ketua DPRD Taufik Nurhidayat mengapresiasi pelaksanaan TMMD Sengkuyung dari TNI karena sangat menginspirasi masyarakat agar dapat bekerja bersama bergotong royong untuk mencapai tujuan bersama.

“Menurut saya, ada satu pesan moral. Bahwa TNI berangkat dari rakyat dan ini menunjukkan sampai sekarang dan selamanya TNI masih bersama rakyat, manunggal. Secara simbolis melalui TMMD sengkuyung itu saling membantu, namun pada praktiknya tetap berkomunikasi dengan rakyat,” ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Danlanal Cilacap Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf, Camat Gandrungmangu Yani Yustianta serta para pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap dan perwakilan Forkopimda. (hen)

Penandatanganan naskah proyek TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2021 yang dilakukan oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji bersama dengan Dandim 0703/Cilacap Andi Affandi
Penyerahan bantuan-bantuan dari Dinas dan Instansi dalam Tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TJSLP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat Desa Wringinharjo