Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Ajak Kades Se-Kabupaten Cilacap Rembug Desa

0
121
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo didampingi Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam kegiatan video conference bersama Kade Se-Kabupaten Cilacap
image_pdfimage_print

CILACAP – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lakukan kunjungan kerja di Kabupaten Cilacap guna berdiskusi bersama dengan Kepala Desa se-Kabupaten Cilacap dalam program Rembug Desa tentang permasalahan Covid-19. Kegiatan Rembug Desa tersebut dilakukan secara virtual pada Kamis (22/7) di Pendopo Wijayakusuma Cakti dengan didampingi oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Syamsul Auliya Rachman, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi, para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap serta jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap. Gubernur menjelaskan dengan diadakannya program rembug desa dengan para Kades ini, maka akan lebih diketahui problem yang dialami masyarakat Cilacap dalam tingkat desa.

“Apa kesulitan mereka ? Rata-rata pada edukasi saja, tapi soal perawatan dan makanan rata-rata siap. Saya mengecek kepada Kades ini, mengerti atau tidak kondisi warganya dan ternyata sangat presisi. Maka saya yakin Kades itu posisinya penting sekali, sehingga nanti jika ada bantuan seharusnya Kades yang diajak bicara pasti datanya presisi,” jelasnya.

Dari hasil rembug desa yang telah dilakukan, Gubernur mencatat bahwa ditemukan dua permasalahan yang harus segera diatasi yaitu terdapat warga yang masih tidak percaya adanya Covid-19 dan juga warga yang tidak yakin bahwa vaksin dapat membentengi.

“Yang ini memang harus dibantu, maka nanti dari Camat, Babinsa, Babinkamtibmas bisa membantu dan dari Dinkes bisa memberikan guidance atau arahan. Kondisinya memang tidak mudah, yang seperti ini butuh effort, metode, cara dan aktor untuk mengkomunikasikan. Memang vaksin masih bisa tertular namun tubuh akan dibentengi sehingga keadaan tidak akan memburuk, ini yang harus dijelaskan,” ucapnya.

Gubernur juga mengapresiasi Pemkab Cilacap dan juga warga Cilacap yang bersemangat untuk bekerjasama selama pandemi Covid-19 sehingga angka kasus penambahan Covid-19 di Cilacap mulai menurun.

“Saya berterimakasih kepada Bupati, dimana warga di Cilacap khususnya Kadesnya saya kira cukup semangat merespon persoalan dan terbukti sudah mulai melandai. Saya lihat Rumah Sakit Daerahnya juga siap termasuk skenario terburuk untuk menambah tempat tidur. Bahkan oksigen juga Pak Bupati mengkomunikasikan dengan perusahaan besar yang ada di Cilacap untuk menambah pasokan,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan vaksin untuk Kabupaten Cilacap yang masih terbatas, Gubernur mengatakan bahwa untuk persediaan vaksin di Provinsi Jawa Tengah memang akan segera ditambah dikarenakan banyaknya penduduk yang ada.

“Menurut Menteri Kesehatan nanti Agustus baru ada banyak (vaksin), nanti Jawa Tengah akan ditambah. Karena memang terus terang saja kemarin sempat mengalah dulu untuk dipinjam di beberapa provinsi yang membutuhkan karena terjadi lonjakan tinggi. Nah karena penduduk Jawa Tengah besar contohnya seperti di Kabupaten Cilacap, Brebes, Semarang, Grobogan maka harus dilakukan percepatan dan penambahan agar semua dapat vaksin,” terangnya.

Sebelum melakukan diskusi bersama dengan Kades, Gubernur lakukan peninjauan vaksinasi massal yang diadakan oleh Pertamina di Gedung Tenis Indoor Kabupaten Cilacap. Dalam peninjauan vaksin tersebut, Gubernur juga turut menyaksikan penyerahan secara simbolis peralatan Oxygen Concentrator dari Pertamina kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap. Usai tinjau pelaksanaan vaksin, Gubernur juga menyempatkan diri untuk meninjau penanganan pasien Covid-19 di RSUD Cilacap. (hen)

 

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo bersama Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam peninjauan vaksinasi masal di Gedung Tenis Indoor Kabupaten Cilacap
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam penyerahan penyerahan secara simbolis peralatan Oxygen Concentrator dari Pertamina kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo lakukan videocall bersama pasien Covid-19 saat peninjauan penanganan pasien Covid-19 di RSUD Cilacap