Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, Bupati Saksikan Simulasi Evakuasi Mandiri

image_pdfimage_print

CILACAP – Untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat Cilacap yang berada di sepanjang pantai terhadap potensi bencana gempa dan tsunami, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap menggelar simulasi evakuasi mandiri tanggap darurat tsunami. Simulasi yang digelar di tiga kecamatan ini diselenggarakan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional tahun 2022.

Di Kabupaten Cilacap, simulasi dipusatkan di Desa Sidaurip Kecamatan Binangun yang dihadiri oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyo Aji, Kepala Pelaksana BPBD Wijonardi, Camat Binangun Nurindra Wahyu Wibawa dan Forkompincam serta para perangkat Desa Sidaurip.

Menurut Sekretaris BPBD Kabupaten Cilacap Erna Suharyati, Cilacap termasuk daerah rawan bencana tsunami, karena posisinya sangat dekat dengan pertemuan lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia yang berjarak 250 Km dari Cilacap. Adapun zona subduksi megathrust yang sewaktu-waktu dapat bergerak bersama.

“Menurut para ahli tsunami dan BMKG, potensi gempa yang ditimbulkan dari zona megathrust ini mencapai 8,8 skala richter yang dapat memicu gelombang tsunami setinggi 19 meter,” kata Erna.

Simulasi yang bertema “Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Bangsa Menghadapi Bencana” ini diikuti semua unsur masyarakat, lembaga pemerintah, akademisi, dunia usaha dan media massa dengan pesan utama “Siap Untuk Selamat”. Fokus kegiatan dilaksanakan di tiga desa pada tiga kecamatan, yakni Desa Wlahar Kecamatan Adipala, Desa Sidaurip Kecamatan Binangun, dan Desa Jetis Kecamatan Nusawungu dengan jumlah peserta masing-masing desa 75 orang.

Erna menambahkan bahwa zonasi digunakan dengan dasar peta Avenza potensi bahaya tsunami dari BMKG. “Zona bahaya gelombang tsunami yang digunakan untuk simulasi ini berdasarkan peta Avenza potensi bahaya tsunami dari BMKG yang dibagi menjadi empat zona, yaitu zona merah dengan ketinggian tsunami 18-20 meter. Zona orange dengan ketinggian 6-10 meter, zona kuning dengan ketinggian tsunami 1-3 meter, dan zona hijau dengan ketinggian kurang dari setengah meter,” tambahnya.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, meskipun yang dilakukan adalah simulasi tetapi masyarakat harus memahami dengan baik upaya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, selain itu juga untuk bisa disampaikan kepada warga lain yang tidak mengikuti simulasi.

“Kenapa dilaksanakan di Sidaurip? Karena disini lokasinya sangat dekat dengan potensi tsunami. Semoga tidak sampai terjadi bencana disini. Walaupun tadi adalah simulasi, tapi saya harap masyarakat bisa memahami dengan baik dan bisa disampaikan kepada warga lain sebagai wujud kesiapsiagaan,” kata Bupati.

Senada dengan Bupati, Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyo Aji menyatakan bahwa wilayah Kecamatan Binangun sangat tepat untuk dilakukan simulasi berdasarkan hasil permodelan yang dibuat BMKG.

“Pemilihan Desa Sidaurip sebagai tempat simulasi tidak lepas dari hasil simulasi yang kami buat, dimana Kabupaten Cilacap merupakan daerah rawan tsunami. Berdasarkan permodelan yang kami buat menggunakan skenario terburuk memang di Kecamatan Binangun ini ketinggian tsunami khususnya di pantai bisa sampai 11 meter. Dan di tempat kita saat ini, ketinggian tsunami bisa mencapai 3 meter, sehingga sudah tepat sekali pemilihan tempat ini untuk dilakukan simulasi,” kata Setyo Aji.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh tim simulasi evakuasi mandiri di Desa Sidaurip, didapat hasil pada zona hijau 25 orang selamat (100% selamat), zona kuning 23 orang selamat dan 2 orang tertinggal (92% selamat). Pada zona merah 20 orang selamat dan 5 orang tertinggal (80% selamat).

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji (rompi orange) dan Kepala Stasiun Geofisika BMKG Banjarnegara Setyo Aji (baju biru) berfoto bersama Kepala Pelaksana BPBD Wijonardi, dan jajaran Forkompincam Binangun usai pelaksanaan simulasi evakuasi mandiri tanggap darurat tsunami.

Next Post

Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Candi 2022, Bupati Musnahkan Miras dan Knalpot Brong

Jum Apr 29 , 2022
CILACAP – Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji turut serta memusnahkan barang bukti minuman keras sejumlah 6.720 botol, ciu sejumlah 1.387 liter dan knalpot brong sebanyak 676 buah yang dilaksanakan di Jalan Jend. Sudirman pada Rabu (27/04/22). Kegiatan tersebut merupakan hasil dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka Cipta Kondisi […]
Instagram
Telegram
WhatsApp