Pembinaan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg, Sekda : Masyarakat Sudah Susah, Jangan Ditambah Susah

CILACAP – Untuk meningkatkan pemahaman para Agen dan Pangkalan di Kabupaten Cilacap dalam menyediakan dan mendistribusikan LPG 3 Kg, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf resmi membuka kegiatan Pembinaan Agen dan Pangkalan LPG 3 Kg Kabupaten Cilacap Tahun 2021 di Ruang Rapat Sekda pada Selasa (7/9). Kegiatan pembinaan dilakukan secara virtual melalui zoom meeting.

Sekda mengatakan bahwa bahwa LPG 3 Kg telah menjadi bagian dari kebutuhan pokok masyarakat. Sehingga apabila pendistribusian tidak sesuai dengan standar maka dapat menimbulkan penyimpangan, seperti penyalahgunaan dan tindak kriminal terhadap LPG 3 Kg yang pada akhirnya akan menyebabkan kelangkaan pasokan LPG 3 Kg di masyarakat.

“Oleh sebab itu, diperlukan pengawasan pendistribusian untuk menjamin bahwa distribusi LPG 3 kg tepat sasaran dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kalangan bawah, sesuai dengan asas distribusi LPG 3 kg. Masyarakat sudah susah akibat Covid-19, tolong jangan ditambahi susah karena ada permainan LPG,” tegasnya.

Sekda juga berpesan agar agen dan pangkalan memastikan bahwa LPG yang diterima adalah LPG asli. Kemudian untuk penyaluran mulai dari SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji) ke Agen LPG 3 Kg sampai dengan Pangkalan LPG 3 Kg harus mematuhi peraturan yang berlaku dan tidak boleh disalahgunakan karena dapat menjadi masalah hukum.

“Untuk mencegah adanya penyimpangan/kecurangan, maka perlu adanya pengendalian dan pengawasan agar tepat, baik sasaran berarti masing-masing pangkalan harus sudah ada sasarannya dan sesuai. Kemudian harga harus sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp 15.500 jangan ditambahi, kalau dikurangi monggo tapi kalau ditambah jangan. Lalu waktunya harus tepat jangan sengaja ditunda agar nanti barang langka jadi bisa menaikkan harga, itu tidak boleh. Serta harus tepat mutu sehingga pengawas harus memastikan agar yang dijual dimasyarakat adalah benar-benar LPG 3 Kg asli,” jelasnya.

Sekda menghimbau kepada para Agen dalam pendistribusian ke Pangkalan LPG, dalam pelayanan ke konsumen agar mempedomani dan melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid 19. Sehingga driver harus selalu memakai masker termasuk juga bagi konsumen atau yang menerima agar tetap mematuhi prokes dari pemerintah.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Arida Puji Hastuti menyampaikan bahwa peserta pembinaan terdiri dari 23 agen dan perwakilan pangkalan sebanyak 184 se – Kabupaten Cilacap. Pembinaan dibagi dalam dua hari yaitu untuk eks distrik Sidareja dan Majenang dilaksanakan pada Selasa (7/9), kemudian untuk eks distrik Kroya dan Cilacap dilaksanakan pada Rabu (8/9).

Acara turut dihadiri secara langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wasi Ariyadi, serta Kepala Disnakerin Dikdik Nugraha, Kepala DPKUKM Umar Said, Ketua Hiswana Migas Banyumas yang mengikuti secara virtual. Narasumber dalam kegiatan pembinaan tersebut yaitu dari Pertamina, Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian, serta Dinas Perdagangan, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah. (hen)