28 September 2022

Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta Latsar CPNS Formasi 2021 Golongan III Pola Kerjasama Antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022

CILACAP – Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri secara resmi telah membuka Pelatihan Dasar CPNS Formasi 2021 Golongan III Pola Kerjasama Antara Pemerintah Kabupaten Cilacap dengan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022. Dalam Upacara Pembukaan yang digelar pada Rabu (10/08/22) di Gedung Aula Diklat tersebut, Sekda juga menyematkan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan peserta Latsar.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Cilacap Budi Santosa, pelatihan dasar CPNS bertujuan untuk membentuk karakter PNS yang profesional sesuai dengan tugas dan pengembangan kompetensi.

“Diukur berdasarkan kemampuan dengan menunjukkan sikap perilaku bela negara, mengaktualisasikan nilai-nilai dasar PNS dalam melaksanakan tugas setiap harinya, mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS untuk mendukung terwujudnya smart governance sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan juga menunjukkan penguasaan kompetensi teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas,” jelasnya.

Dijelaskan juga bahwa peserta pelatihan adalah CPNS Formasi 2021 Golongan III sebanyak 160 orang yang dibagi menjadi empat angkatan. Waktu pelaksanaan pelatihan mulai tanggal 12 Agustus sampai dengan 19 November 2022 menggunakan metode blended learning selama 647 JP atau setara dengan 74 hari kerja.

“Dengan tahapannya yaitu pertama adalah mandiri bertempat di instansi peserta, kedua distance learning bertempat di instansi peserta, yang terakhir adalah pembelajaran klasikal bertempat di sasana diklat praja,” jelasnya.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arief Irwanto mengatakan bahwa mulai sekarang, para peserta Latsar yang sekaligus merupakan CPNS harus mengubah komitmen yaitu sebagai pelayan masyarakat.

“Presiden telah menetapkan employer branding ASN adalah Bangga Melayani Bangsa. Pelayan publik itu berbeda dengan perusahaan, kalau di perusahaan itu apa yang bisa kita dapatkan, tetapi pelayan publik adalah apa yang bisa kita berikan,” ucapnya.

Seperti yang telah dijelaskan oleh Kepala BPSDMD Provinsi Jateng, Sekda mengatakan bahwa Pemerintah sudah menetapkan nilai-nilai dasar (core values) BerAKHLAK sebagai dasar penguatan budaya kerja di instansi pemerintah untuk mendukung pencapaian kerja individu / instansi.

“Bertujuan untuk menginternalisasikan dan mengimplementasikan core values ASN BerAKHLAK yaitu Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif dalam mendukung employer branding ASN Bangga Melayani Bangsa,”

Sekda menambahkan bahwa arus globalisasi sudah tidak terbendung lagi masuk ke Indonesia. Disertai dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation.

“Harapannya para CPNS generasi milenial ini mampu bersaing dan berkelas dunia sehingga melalui Pelatihan Dasar CPNS pola baru yaitu Blended Learning mampu mencetak ASN yang smart dan mendukung terwujudnya Smart Governance khususnya untuk Pemerintah Kabupaten Cilacap,” ucap Sekda. (hen)