4 Desember 2023

Kesenian Kuda Lumping saat acara sosialisasi anti rokok ilegal

CILACAP- Banyak cara dilakukan untuk menyampaikan sebuah pesan agar secara komprehensif diterima oleh masyarakat. Salah satunya adalah dengan menggunakan kesenian kuda lumping untuk mensosialisasikan anti rokok ilegal termasuk di Kabupaten Cilacap seperti yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Sabtu (11/11/2023) di Lapangan Kecamatan Cilacap Selatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Awaluddin Muuri yang hadir mewakili Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar dalam sambutannya mengatakan, tujuan dari masifnya sosialisasi anti rokok ilegal adalah untuk melindungi konsumen. Kandungan pada ilegal tentunya akan semakin membuat masyarakat atau konsumen dirugikan dari berbagai aspek.

“Ini adalah untuk melindungi konsumen sehingga masyarakat tidak dirugikan dari berbagai aspek tentang rokok,” katanya.

Petugas Bea Cukai Cilacap, M. Safri dalam sosialisasinya menjelaskan bahwa rokok merupakan adalah sesuatu yang diawasi peredarannya melalui cukai karena berhubungan dengan kesehatan. Pemerintah, melalui cukai mengawasi dan atur agar sebuah produk bisa dikonsumsi masyarakat.

“Rokok ilegal dampak negatifnya adalah kandungan di dalamnya tidak dijamin dan bisa makin membuat kesehatan tidak baik,” ujarnya.

Selain itu, rokok ilegal akan membuat pemasukan negara dari cukai akan hilang hingga 60 persen. Sektor cukai akan digunakan untuk mensukseskan pembangunan seperti infrastruktur, kesehatan dan pendidikan. Masyarakat diimbau untuk tidak membeli rokok ilegal dengan salah satu cirinya adalah tidak memiliki pita cukai.

“Biasanya ada pitanya tapi palsu, harganya murah tapi masyarakat akan dirugikan,” tutupnya. (LL/ Kompimpro Setda).