13 Agustus 2022

Launching CANTIK, Cilacap Tanpa Kantong Plastik.

CILACAP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) meluncurkan program CANTIK (Cilacap Tanpa Kantong Plastik), sebuah replikasi inovasi pelayanan publik yang berkomitmen mengurangi penggunaan kantong plastik. Launching CANTIK dilaksanakan di halaman Pasar Gede Cilacap pada Kamis (28/7/2022) yang dihadiri oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji, anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Ketua TP PKK Teti Rohatiningsih, Sekretaris Daerah Awaluddin Muuri, para Asisten Sekda, kepala OPD dan pelaku usaha.

Kepala DLH Sri Murniyati dalam laporannya menyampaikan bahwa CANTIK adalah wujud komitmen Pemkab Cilacap yang ditunjuk pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk mereplikasi inovasi BATIK. “Hari ini tepat satu tahun, 28 Juli 2021 yang lalu, pemerintah Kabupaten Cilacap ditunjuk oleh pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk mereplikasi inovasi pelayanan publik atas pemenang lomba inovasi tingkat nasional Top 45 yaitu Kabupaten Badung dengan jargonnnya “BATIK” Badung Tanpa Kantong Plastik,” kata Sri Murniyati.

CANTIK dilaunching sebagai usaha untuk mengurangi sampah plastik dengan melibatkan partisipasi masyarakat dan juga unsur lain sekaligus sosialisasi program Indonesia kedepan untuk zero sampah plastik. “Tujuan launching hari ini adalah untuk meningkatkan peran partisipasi masyarakat luas, stakeholder, komunitas, GOW, untuk menjadi pionir atau role model yang nantinya bertugas mensosialisasikan program CANTIK ini. Hal ini dimaksudkan agar kita bersama-sama mendukung komitmen pemerintah dimana tahun 2030 nanti Indonesia harus zero sampah plastik. Untuk itu kita berinisiasi untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat agar kita mengurangi sampah plastik,” lanjut Sri.

Anggota Komisi IV DPR RI Ny. Hj. Teti Rohatiningsih dalam sambutannnya mengatakan bahwa peningkatan volume sampah berbanding lurus dengan penambahan jumlah penduduk, untuk itu perlu langkah antisipasi yang efektif.

“Seiring dengan kenaikan jumlah penduduk dan perilaku atau gaya hidup masyarakat, potensi timbulan sampah di Kabupaten Cilacap pada tahun 2021 mencapai 943 ton/hari, di mana 16,7% (157,481 ton) merupakan sampah plastik,” kata Teti Rohatiningsih.

Ia menambahkan bahwa banyak keuntungan dengan adanya penggunaan kantong non plastik di masyarakat, utamanya dalam pelestarian lingkungan. “Mencegah pencemaran atau kerusakan  lingkungan hidup, menjamin keselamatan, kesehatan dan kehidupan masyarakat dari ancaman pencemaran atau kerusakan lingkungan, serta menjamin terpenuhinya keadilan generasi masa kini dan generasi masa depan,” tambahnya.

Dengan pengurangan kantong plastik juga akan membangun partisipasi masyarakat untuk berperan serta dalam perlindungan dan kelestarian lingkungan hidup.

Pada launching CANTIK juga turut diserahkan sejumlah penghargaan yaitu penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementerian Lingkungan Hidup RI kepada SMP Negeri 5 Cilacap dan SMP Islam Al Irsyad Cilacap. Penghargaan Adiwiyata Tingkat Provinisi Jawa Tengah kepada SD Negeri Sidanegara 09 Cilacap, SD Negeri Maos Kidul 03, dan SMA Negeri 1 Sampang. Juara 2 Lomba Bank Sampah kepada Bank Sampah Mandiri Kebonmanis Kecamatan Cilacap Utara, serta Penghargaan Program Kampung Iklim kepada RW IV Kelurahan Tegalreja Kecamatan Cilacap Selatan, RW X Kelurahan Kebonmanis Kecamatan Cilacap Utara, Kampung Iklim RW VII Kelurahan Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah, Dusun Lempongpucung dan Dusun Bondan Kecamatan Kampunglaut. (mk)

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji serahkan penghargaan Adiwiyata Mandiri kepada SMP Negeri 5 Cilacap.
Talkshow Pengelolaan Sampah dengan salah satu narasumber yaitu Sekda Awaluddin Muuri usai Launching CANTIK.