Peninjauan Pelaksanaan Vaksin, Irwasum POLRI : Kita Bangga Bukan Berarti Terlena

image_pdfimage_print

CILACAP – Dalam upaya percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji mendampingi Inspektur Pengawas Umum (Irwasum) POLRI Komjen Pol Agung Budi Maryoto dalam acara peninjauan vaksin anak usia 6-11 tahun dan Lansia di Kabupaten Cilacap yang dilaksanakan di Gedung Patra Graha pada Rabu (19/01/22).

Turut hadir dalam acara tersebut, Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Kombes Pol Untung Sudarto, Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro, Anggota Komisi II DPR RI Teti Rohatiningsih, jajaran Forkopimda serta Pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap.

Ditemui disela peninjauan, Irwasum POLRI menyampaikan bahwa Kabupaten Cilacap sudah termasuk bagus dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 karena telah mencapai angka lebih dari 85% dalam pemberian vaksin dengan target 1,5 juta penduduknya.

“Kita semua bangga, vaksinasi secara total sudah 85% lebih kemudian diharapkan bisa segera mencapai 100%. Intinya adalah untuk tercapainya Herd Immunity apalagi sekarang ada varian baru Omicron, sehingga saya menghimbau kepada Satgas Covid-19 dan masyarakat untuk tetap terapkan protokol kesehatan karena varian Omicron sangat cepat menularnya,” ucapnya.

Terkait pencapaian pelaksanaan vaksin di Kabupaten Cilacap yang termasuk terbaik di Indonesia, Irwasum berpesan untuk tidak terlena dan tetap waspada. “Kita sudah sampaikan di awal bahwa kita bangga, tapi bangga bukan berarti terlena. Terus laksanakan vaksin jangan sampai nantinya misal termasuk baik di Indonesia kemudian menjadikan lengah,” pesan Irwasum.

 

Bupati mengatakan bahwa dampak dari Covid-19 dalam hal perekonomian dan pendidikan untuk masyarakat Kabupaten Cilacap sangat besar. Sehingga dengan melandainya angka Covid-19 di Kabupaten Cilacap saat ini menjadi semangat baru untuk bangkit kembali.

“Sekarang sekolah sudah masuk semua, pasar sudah mulai rame ini karena vaksin. Kita setiap hari melakukan percepatan (vaksin). Target kita 90% bulan ini selesai, untuk bisa bangkit. Kita diajari oleh Covid-19 untuk hidup sehat dan bersih maka jangan sampai lengah dan terlena,” kata Bupati.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cilacap Pramesti Griana Dewi mengatakan dalam kegiatan tersebut ditargetkan sebanyak 3.000 dosis vaksin dapat diberikan. Dikatakan juga bahwa pelaksanaan vaksin untuk anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Cilacap telah mencapai 95,4%.

“Untuk vaksin anak usia 6-11 tahun mencapai 95,4%. Sudah cukup tinggi, tetapi kita tetap mengejar di akselerasi capaian dosis kedua. Termasuk hari ini juga untuk mempercepat capaian dosis kedua vaksin anak,” jelasnya.

Kadinkes juga mengatakan terkait pemberian vaksin booster di Kabupaten Cilacap sudah mulai dilakukan. Namun dikarenakan jumlah vaksin masih terbatas, maka pemberian vaksin booster diprioritaskan terlebih dahulu untuk lansia dan masyarakat yang resiko tinggi.

“Vaksin booster sudah (dilaksanakan) termasuk pada kegiatan hari ini, namun karena vaksinnya belum mencukupi maka kita memulai dengan prioritas untuk lansia dan untuk masyarakat yang beresiko tinggi. Nanti kalau vaksin sudah banyak akan meluas ke kelompok lain,” terangnya. (hen)

Next Post

Wakil Bupati Buka PT. Manggala Jaya Garment dan Diklat 3in1 Operator Sewing Onsite

Kam Jan 20 , 2022
CILACAP – Sebagai upaya untuk membentuk SDM industri yang handal dan kompeten khususnya dalam pengoperasian mesin industri garmen, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman hadiri acara Pembukaan Pabrik PT. Manggala Jaya Garment Sekaligus Diklat 3in1 Operator Sewing Onsite di Desa Karangsari, Kecamatan Adipala pada Kamis (20/01/22). Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan […]
Instagram
Telegram
WhatsApp