Perkuat Perlindungan Nelayan, KKP Gelar Sosialisasi dan Gerai Perlindungan Nelayan

0
54
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyerahkan bantuan kepada nelayan dari BNI Fine disaksikan anggota Komisi IV DPR-RI Sunarna, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Mansur dan Kepala PPSC Imas Masriah.
image_pdfimage_print

CILACAP – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) gelar sosialisasi dan gerai perlindungan nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap (PPSC) pada Kamis (7/10). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kunjungan kerja bakti nelayan KKP bersama Komisi IV DPR-RI di Kabupaten Cilacap.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Mansur, yang mewakili Direktur Perikanan Tangkap, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, anggota Komisi IV DPR-RI Sunarna, Kepala PPSC Imas Masriah serta perwakilan nelayan.
Bupati dalam sambutannya mengucapkaan terimakasih atas perhatian KKP dan Komisi IV DPR-RI terhadap nelayan di masa pandemi. “Di masa pandemi yang masih terus berlanjut ini saya ucapkan terimakasih atas perhatian KKP dan Komisi IV DPR-RI. Saya berharap dengan bantuan yang diberikan untuk masyarakat nelayan akan menjadikan semangat untuk terus bekerja sehingga roda perekonomian masyarakat khususnya nelayan terus berputar,” kata Bupati.
Hal senada juga disampaikan Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan, bahwa bantuan yang diberikan diharapkan akan membuat nelayan bekerja dengan tenang selain sebagai penggerak ekonomi.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian ulangtahun KKP ke-22. Jaminan kehidupan di hari tua untuk nelayan apabila tidak lagi dapat berkerja karena faktor usia, bantuan lain berupa kartu anggota asuransi nelayan juga diperuntukkan agar nelayan dapat bekerja dengan tenang. Selain itu para nelayan yang terus bekerja bisa menggerakkan ekonomi nasional di sektor pertanian tangkap,” ujar Mansur.
Lebih lanjut disampaikan bahwa KKP ingin agar sektor kelautan dan perikanan semakin maju dengan regulasi yang tepat dan bermanfaat untuk nelayan dengan mempertimbangkan keberlangsungan ekologi. “KKP selalu hadir untuk bapak ibu nelayan ditengah masa sulit ini, saya yakin sektor kelautan dan perikanan maju jika kita bersama-sama bekerja dan patuh menjalankan protokol kesehatan,” tambahnya
Dalam kesempatan yang sama, Sunarna menyampaikan agar nelayan jangan sungkan untuk menyampaikan keluh kesah dan kendala yang ada. “Butuh apa sampaikan, saya selalu terbuka untuk nelayan, karena sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu masyarakat nelayan” jelas Sunarna.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanankan pula penyerahan klaim asuransi nelayan kepada ahli waris dari Jamsostek BPJS sebesar Rp 42 juta dan dari asuransi Simantep Jasindo sebesar Rp 50 juta. Selain itu diserahkan pula bantuan keanggotaan asuransi nelayan dari BPJS ketenagakerjaan, kartu jaminan hari tua dari BNI Fine dan 1.500 paket bantuan perbekalan melaut untuk nelayan. (fajrin)