9 Februari 2023

Pengguntingan pita menandai peresmian Klinik Fertilitas Indonesia dan RSU Duta Mulya Majenang.

CILACAP – Masyarakat Kabupaten Cilacap khususnya di wilayah Kecamatan Majenang dan sekitarnya kini akan lebih mudah dalam mendapatkan pelayanan kesehatan khususnya bagi keluarga yang ingin memiliki anak. Rumah Sakit Umum (RSU) Duta Mulya di Kecamatan Majenang kini memiliki fasilitas klinik fertilitas. Klinik tersebut diresmikan penggunaannya oleh Pj. Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar pada hari Sabtu (26/11/2022.

Klinik fertilitas di RSU Duta Mulya Majenang merupakan klinik fertilitas pertama di Kabupaten Cilacap. Pihak rumah sakit telah menyiapkan mulai dari dokter ahli kandungan, tenaga laboran dan lainnya. Dalam klinik ini akan ada proses pemeriksaan hingga perawatan tertentu yang bisa mendorong keluarga segera punya anak.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap dr. Pramesti Griana Dewi,  Komisaris RSU Duta Mulya, dr Tatang Mulyana SPOG, Direktur RSU Duta Mulya, drg Dewi Marhaeny, dan para pimpinan serta perwakilan rumah sakit di Kabupaten Cilacap.

Pj. Bupati dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa rumah sakit pemerintah dan swasta harus bersinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Untuk fasilitas yang belum ada di rumah sakit pemerintah, pihak swasta tentu bisa menyediakannya.

“Baik rumah sakit pemerintah maupun swasta harus sama-sama mendukung untuk menangani masalah kesehatan. Jadi ketika memang di rumah sakit pemerintah belum tersedia dan swasta sudah tersedia, salahnya dimana? Tidak ada salahnya, karena ini tujuannya untuk melayani masyarakat,” katanya usai peresmian dan peninjauan klinik.

Lebih lanjut Yunita menyatakan bahwa tidak mudah membangun klinik fertilitas karena berbagai alasan, diantaranya adalah fasilitas klinik tidak ditanggung oleh BPJS. Ia berharap dengan adanya klinik fertilitas ini diharapkan tidak hanya masyarakat Majenang saja yang bisa mengakses, tentunya dari wilayah sekitar juga.

”Klinik ini klinik yang sulit untuk dibentuk. Karena memang tidak ditanggung BPJS. Klinik ini adalah klinik untuk orang yang ingin punya keturunan tapi punya masalah. Sehingga memang ketika disini ada, semua masyarakat bisa mengakses. Tidak hanya daerah sini saja tetapi semua tempat bisa mengakses,” tambahnya.

Dengan adanya klinik fertilitas ini tentunya melengkapi layanan kesehatan di Kabupaten Cilacap meskipun diselenggarakan oleh pihak swasta. Nantinya perlu perencanaan matang bagi rumah sakit pemerintah jika akan membangun klinik serupa. Yunita optimis klinik fertilitas akan berkembang di Kabupaten Cilacap.

“Untuk rumah sakit pemerintah itu kita musti pastikan ada sumber daya manusianya. Kemudian kalau di Cilacap ini saya yakin akan berkembang juga. Tapi minimal ketika rumah sakit swasta sudah mempunyai kemampuan, tidak ada masalah,” pungkasnya.

Peninjauan klinik oleh Pj. Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar.