Tinjau Penanganan Covid-19 Varian Baru, Menko PMK Lakukan Kunker di RSUD Cilacap

0
122
Menko PMK Muhadjir Effendy bersama Bupati dalam penyerahan simbolis bantuan masker
image_pdfimage_print

CILACAP – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja ke RSUD Cilacap pada Jumat (28/5) sebagai peninjauan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 saat rawat 13 ABK asal Filipina. Selain melakukan kunker, Menko PMK juga memberikan bantuan berupa masker untuk RSUD Cilacap dan RS Priscilla Medical Center.

Turut mendampingi kunker Menko PMK, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Sekretaris Daerah Farid Ma’ruf, Kepala Dinas Kesehatan Pramesti Griana Dewi, Direktur RSUD Cilacap dr. Mochamad Ichlas Riyanto, beserta jajaran Forkopimda serta para pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap. Dalam kesempatan tersebut, Kemenko PMK serahkan bantuan sejumlah 800 pcs masker N95 dan 1000 pcs KN95 untuk RSUD Cilacap serta 400 pcs masker N95, 500 pcs masker KN95, dan 1000 pcs masker kain untuk RS Priscilla Medical Center.

Usai melakukan peninjauan terkait penanganan pasien Covid-19 varian baru B.1617.2 dari India di Ruang Rajawali RSUD Cilacap, Menko PMK menyatakan bahwa penanganan Pemkab Cilacap terhadap Covid-19 varian baru tersebut sangat baik.

“Kesimpulannya bisa dipastikan bahwa penanganannya sudah sangat baik. Sehingga mudah-mudahan varian baru yang kemarin mendarat di Cilacap bisa segera kita atasi dan semua pasien yang positif juga dalam proses penyembuhan,” terangnya.

Menko PMK juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemkab Cilacap karena telah dengan tenang namun cepat dan tepat dalam menangani pasien dengan Covid-19 varian baru tersebut. Pemkab Cilacap sudah tepat dalam melakukan tracing atau pelacakan hingga tujuh lapis yang melibatkan sekitar 700 sasaran yaitu dengan 50 orang yang dipastikan terpapar telah mendapatkan penanganan intensif dan masih dalam tahap isolasi.

“Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan baik dan kita akan selalu sigap walaupun semuanya sudah sedang dalam penanganan. Tetapi tidak lantas menjadikan kita merasa aman, karena varian baru ini lebih ganas dan lebih cepat penularannya jadi kita terus waspada nanti jika ada gejala muncul harus segera diadakan tracing lagi,” ucapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati juga berpesan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam penerapan protokol kesehatan namun tidak perlu takut berlebihan. Hal tersebut dikarenakan Pemkab Cilacap pun akan tetap menjaga protokol kesehatan sesuai standar pemerintah terkait dengan Covid-19 varian baru ini.

“Pemkab Cilacap bersama-sama seluruh masyarakat ikut bekerja dan melawan Covid-19 varian India ini agar bisa segera terselesaikan dan semua yang tertular bisa sembuh hingga tuntas,” ujarnya. (hen)